Minggu, 19 Mei 2019

Elektabilitas 0%, Subur Budiman: Hasil Survei Tidak Masuk Akal


Jumat, 06 Oktober 2017 | 22:04:19 WIB


Hasil survei bakal calon bupati dari Kerinci Hilir
Hasil survei bakal calon bupati dari Kerinci Hilir / istimewa

KERINCI - Lembaga survei Akses School of Research, Jumat (6/10), telah mengeluarkan hasil survei terhadap bakal calon bupati dari Kerinci Hilir yang akan bertarung di Pilkada Kerinci 2018. Hasilnya, Zainal Abidin menduduki posisi teratas, disusul Tafyani Kasim, Candra Purnama, dan Subur Budiman.

Namun sayangnya, hasil survei tersebut tidak dapat diterima oleh sejumlah tokoh Kerinci Hilir yang juga menyatakan ingin maju di Pilkada Kerinci 2018. Mereka menuding survei yang dilakukan Akses School of Reserarch tidak sesuai dengan kesepakatan awal, di mana survei dilakukan oleh Lembaga Survei Nasional (LSI) atau yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi).

Salah satu pihak yang mempertanyakan hasil survei tersebut adalah Subur Budiman. Bahkan anggota DPRD Kerinci dua periode itu menyebut hasil survei tidak masuk akal, karena elektabilitasnya disebutkan 0 persen.

"Hasil survei tidak masik akal. Jika elektabilitas saya 0%, artinya orang tua dan pertua saya tidak memilih saya. Termasuk juga pengurus Hanura. Kan itu tidak mungkin," ujar Subur saat dikonfirmasi.

Subur juga menyebut hasil survei tersebut merupakan upaya pembunuban karakter. Ia menegaskan, sebagai anggota DPRD Kerinci dua periode tidak mungkin elektabilitasnya 0%.

"Saya sudah dua periode jadi anggota dewan, dan urutan kedua suara terbanyak dari Kerinci Hilir dapil 1. Masa elektabilitas saya nol. Kan tidak masuk akal," beber Subur.

"Hasil survei ini juga menjadi pertanyaan bagi saya. Masa orang yang baru datang ke Kerinci (Tafyani Kasim, red) bisa di posisi nomor dua, sedangkan kita yang sudah lama dapat hasil nol," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments