Minggu, 21 Juli 2019

Pertambangan Beri Kontribusi Terbesar Ekspor Jambi


Kamis, 05 Oktober 2017 | 10:34:37 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Nilai ekspor Provinsi Jambi pada Agustus 2017 mengalami kenaikan 16,58% dibanding bulan lalu, yaitu dari US 216.13 juta, menjadi US 251.98 juta.

Kepala BPS Provinsi Jambi Dadang Hardiwan mengatakan, penyebab utama naiknya ekspor pada Agustus adalah, naiknya ekspor minyak nabati dan beberapa komoditi lainnya.

"Ekspor naik dikarenakan naiknya minyak nabati dan komoditi seperti pinang, kopi, teh dan rempah-rempah. Kemudian, komoditi karet dan olahannya, kayu lapis dan olahan lainnya, arang, kertas serta komoditi migas," ujar Dadang.

Dikatakannya bahwa komulatif ekspor Jambi sampai Agustus 2017 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang mana capaian ekspor sampai Agustus 2017 adalah sebesar US 1.731.25 juta atau terjadi kenaikan sebesar 45,11%.

"Ekspor di Jambi yang memberikan kontribusi terbesar ialah ekspor kelompok pertambangan yaitu sebesar 48,70 persen kemudian kelompok industri sekitar 47,04% dan kelompok pertanian sebesar 6,26%,’’ ujarnya.

‘’Jika dirinci menurut komoditi, kelompok pertambangan didominasi oleh migas dengan kontribusi mencapai 43,90%. Untuk penyumbang kontribusi terbesar dari kelompok industri yaitu karet dan olahan mencapai 29,1 4%, sedangkan dari kelompok pertanian komoditi pinang memiliki sumbangsih 5,10%," jelasnya.

Nilai ekspor kelompok pertanian pada Agustus, kata Dadang mencapai angka US 18.71 juta atau naik sebesar 41,07% dibandingkan bulan sebelumnya.

"Hal ini dipengaruhi kenaikan nilai ekspor pada hampir semua komoditi mulai dari kelompok pertanian hingga migas," katanya.
Dijelaskannya, bahwa kelompok industri naik sebesar 28,53% dari US 86.21 juta pada Juli menjadi US 110.81 juta pada Agustus 2017.
Kenaikan terjadi pada hampir seluruh komoditi utama yaitu komoditi minyak nabat, karet dan olahannya, kayu lapis dan olahan lainnya, arang, serta komoditi pulp dan kertas.

"Ekspor kelompok industri secara kumulatif sampai dengan Agustus 2017 bila dibandingkan dengan produk yang sama tahun sebelumnya naik sekitar 59,17%," ungkapnya.

Untuk nilai ekspor kelompok pertambangan pada Agustus 2017 adalah US 123.46 juta yang didominasi ekspor migas sebesar 116.28 juta.
Kumulatif ekspor kelompok pertambangan sampai dengan Agustus 2017 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya mengalaminya kenaikan sebesar 29,06 persen. Hal ini dipengaruhi naiknya ekspor pertambangan, baik untuk migas maupun batubara.

Secara umum dijelaskan Dadang, nilai ekspor Jambi pada Agustus 2017 ke beberapa negara utama mengalami kenaikan tarif dan yang mengalami kenaikan adalah ke Singapura, Malaysia, Thailand, Jerman, Perancis, Jepang, Amerika Serikat dan Taiwan.

Sedangkan pergerakan turunnya nilai ekspor dapat diamati ke beberapa negara seperti Inggris, Cina, India, Australia dan Korea Selatan.
"Secara kumulatif, sampai Agustus 2017 dibanding tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa sebagian besar transaksi ekspor mengalami peningkatan. Namun demikian ada beberapa transaksi kebeberapa negara yang mengalami penurunan," katanya lagi.


Penulis: (Shr/mg2/mg4)
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments