Jumat, 17 Agustus 2018

Bangkitlah Pemuda Indonesia


Jumat, 27 Oktober 2017 | 10:40:55 WIB


/

HARI ini merupakan hari yang bersejarah untuk rakyat indonesia terlebih kepada pemuda negeri ini. Tepatnya 89 tahun yang lalu , kita sebagai bangsa Indonesia telah melalui suatu peristiwa penting yang bernama “sumpah pemuda” . Sumpah pemuda adalah salah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Sumpah pemuda merupakan keputusan kongres pemuda kedua yang diselenggarakan dua hari 27-28 oktober 1928 di Batavia (Jakarta).

Tujuan dari sumpah pemuda adalah untuk menegaskan cita-cita dimana akan ada tanah air indonesia, bangsa indonesia dan bahasa indonesia. Sumpah pemuda dibuat untuk membangkitkan jiwa nasionalisme pemuda indonesia karena pemudalah yang mampu memberikan perubahan bagi Negara Indonesia

Berbicara tentang sumpah pemuda tidak terlepas dari mereka yang bersumpah yakni pemuda. Pemuda  merupakan individu yang berada pada tahap yang progresif dan dinamis, sehingga kerap kali pada fase ini dikatakan sebagai usia yang produktif untuk melakukan berbagai bentuk kegiatan, baik belajar, bekerja, dan lain sebagainya.

Menurut Taufik Abdullah (1974), pemuda adalah generasi baru dalam sebuah komunitas masyarakat untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik. Pemuda yang baik tentunya senantiasa tumbuh dan juga berkembang menjadi pribadi unggul dan mandiri untuk melaksanakan tugas mulia tersebut. Sayangnya, tidak semua berpikiran seperti itu.

Masa muda merupakan waktu yang sangat berpotensi untuk melakukan banyak hal karna kekuatan yang dimiliki masihlah maksimal, semangat dalam jiwa juga masih menggelora dengan sangat berapi-api. Itulah mengapa, masa muda sangat cocok untuk menghasilkan karya serta berjuang membuat perubahan untuk umat, bangsa dan Negara.

Dalam sejarah pergerakan dan perjuangan bangsa Indonesia, pemuda selalu mempunyai peran yang sangat strategis disetiap peristiwa penting yang terjadi. Ketika memperebutkan kemerdekaan dari penjajah Belanda dan Jepang kala itu, ketika menjatuhkan rezim Soekarno (orde lama), ketika menjatuhkan rezim Soeharto (orde baru), pemuda menjadi tulang punggung bagi setiap pergerakan perubahan ketika masa tersebut tidak sesuai dengan keinginan rakyat. Karena itulah pemuda selalu dikenal sebagai people make history (orang yang membuat sejarah). Itu adalah wujud dari nasionalisme atau kecintaan terhadap Negara.

Nasionalisme adalah suatu paham yang berpendapat bahwa kesetiaan tertinggi individu harus diserahkan kepada Negara kebangsaan. Nasionalisme sejati tidak akan menyerahkan kesetiaan dan mengidentifikasikan kesejahteraannya dengan suatu bangsa tertentu (Kohn, 2013).Nasionalisme adalah kecintaan alamiah terhadap tanah air, mencintai tanah air berarti mencintai segala sesuatu yang ada ditanah air. Harapan selalu tidak sesuai dengan kenyataan, itu jugalah peristiwa yang terjadi di indonesia. Nasionalisme bangsa indonesia terutama nasionalisme pemudanya sudah luntur.  Contoh konkretnya adalah penggunaan produk asing.

 Menggunakan produk asing adalah salah satu bentuk lunturnya nasionalisme kita terhadap Negara Indonesia, kenapa harus membeli produk asing sedangkan dinegara sendiri telah menyediakan produk yang sama? itu merupakan bukti ketidaksetiaan terhadap Negara.

Terlepas dari lunturnya jiwa nasionalisme, kondisi pemuda indonesia saat ini mengalami degradasi moral, terlena dengan kesenangan dan lupa akan tanggung jawab sebagai seorang pemuda. Tataran moral, sosial dan akademiknya juga telah ternodai, pemuda tidak lagi memberi contoh dan keteladanan yang baik kepada masyarakat sebagai kaum yang terpelajar. Lebih banyak yang berorientasi pada hedonisme (berhura-hura), tidak banyak pemuda yang peka terhadap kondisi sosial masyarakat saat ini. Dalam urusan akademik pun banyak mahasiswa tidak menyadari bahwa mereka adalah insan akademis yang dapat memberikan pengaruh besar dalam perubahan menuju kemajuan bangsa, dan paling parah adalah banyak pemuda Indonesia yang terlibat narkoba baik itu sebagai pemakai ataupun pengedar.

Baik buruknya suatu Negara bisa dilihat dari kualitas pemudanya, jika pemudanya berkualitas tentu negaranya akan berkualitas pula tetapi jika pemudanya tidak berkualitas dan ambur adul maka kecil kemungkinan Negara itu bisa menjadi Negara yang berdaya guna. Maka untuk memajukanNegara tercinta Indonesia sangat diperlukan peran dari pemuda. Pemuda harus keluar dari zona nyaman, semangat pemuda zaman sekarang harus bisa melebihi semangat pemuda-pemuda pada zaman dulu yang sangat berantusias untuk kemajuan Negara Indonesia. Pemuda harus mampu berperan aktif sebagai kekuatan moral dengan menumbuhkembangkan aspek etik dan moralitas dalam bertindak pada setiap dimensi kehidupan kepemudaan, memperkuat iman dan takwa serta ketahanan mental–spritual dan meningkatkan kesadaran hukum.

Pemuda juga harus mampu menjadi kontrol sosial dengan memperkuat wawasan kebangsaan, membangkitkan kesadaran akan tanggungjawab, hak dan kewajiban sebagai warga Negara, mengembangkan sikap kritis terhadap lingkungan dan penegakan hukum dan memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat.Tidak hanya itu pemuda harus mampu menjadi agent of change atau agen perubahan, pemuda harus mengembangkan pendidikan politik dan demokratisasi, kepedulian terhadap masyarakat, ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga, seni dan budaya, kepedulian terhadap lingkungan hidup, pendidikan kewirausahaan serta mengembangkan kepemimpinan dan kepeloporan. Meninggalkan sifat yang suka hura-hura, menjauhkan diri dari narkoba dan memperkuat kembali jiwa nasionalisme yang pernah luntur.

Ketika semua itu telah diimplementasikan maka Indonesia bisa bersaing dengan Negara asing seperti Cina yang kini sudah maju. Tidak bisa dipungkiri Negara cina mampu maju pesat seperti saat ini karena pengaruh pemudanya juga. Seperti contoh, kerap kali memenangkan olimpiade internasional baik dibidang pendidikan maupun olahraga dan pemudanya ahlidibidang teknologi. Itulah peran pemuda yang mengharumkan nama negaranya tersebut.

Teruntuk pemuda indonesia, marilah kita tunjukkan bahwa kita mampu memberikan yang terbaik bagi negeri kita, kita mampu menjadi agen perubahan untuk Negara kita kearah yang lebih baik.  seperti yang dikatakan oleh mantan presiden Amerika Serikat, John F Kennedy “Jangan tanyakan apa yang Negara berikan kepadamu tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu”. Bangkitlah Pemuda Indonesia, pantang mundur untuk peradaban lebih baik!


------------------------
(Penulis adalah Mahasiswi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jambi)


Penulis: Chartika
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments