Selasa, 13 November 2018

Miris... Kekurangan Kelas, Sekolah Ini Terpaksa Gunakan Gudang


Rabu, 08 November 2017 | 16:18:48 WIB


Murid SDN 126 Plangke Desa, Sungai Landai, Mestong, Muarojambi terpaksa belajar di gudang
Murid SDN 126 Plangke Desa, Sungai Landai, Mestong, Muarojambi terpaksa belajar di gudang / Sudir Putra

SENGETI – Murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 216 Plangke Desa, Sungai Landai, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi terpaksa harus belajar di gudang. Pasalnya, sekolah negeri tersebut kekurangan ruang kelas untuk proses belajar mengajar.

Ironisnya, gudang yang berukuran kurang lebih 4x4 meter itu terlihat sangat tidak layak digunakan, karena banyaknya dinding yang bolong. Dengan inisiatif guru, gudang tersebut disulap menjadi ruang belajar siswa kelas 2 di SD tersebut.

Sementara gedung sekolah yang ada hanya memiliki dua ruangan, kedua ruangan itu pun digunakan untuk belajar. Sedangkan ruangan guru harus berbagi dengan ruangan perpustakaan.

"Kami hanya mempunyai dua ruang belajar. Ya mau tak mau gudang yang biasanya tempat penyimpanan terpaksa kami gunakan untuk ruang belajar," kata Ruspandi salah seorang guru honorer di SD tersebut.

"Gedung sekolah kami hanya dua ruangan. Itupun masing-masing disekat menjadi dua ruangan, sehingga menjadi empat ruangan. Dua kelas lagi satu nunpang di ruang perpus disekat lagi untuk majlis guru. Satu lagi ya di gudang tadi," tambahnya.

Untuk jumlah siswa sendiri kata dia, sebanyak 38 siswa, sedangkan tenaga pengajar 11 orang, tiga diantaranya PNS dan delapan orang guru honorer.

Sementara itu, Sutila (34) salah satu wali murid membenarkan hal itu. "Anak saya bernama Zhafarani kelas 2 yang kebetulan memang belajar di gudang yang dijadikan sebagai ruang belajar," sampainya.

Ia berharap pemerintah meperhatikan SD 216 itu, karena dengan sekolah itu dia bisa mengawal masa depan anaknya ke jenjang pendidikan selanjutnya.

"Dengan kondisi yang ada, tanpa bantuan pemerintah sekolah itu tidak mungkin mengalami kemajuan, dan sedikit orang tua mau menyekolahkan anaknya di sekolah ini," harapnya.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments