Rabu, 15 Agustus 2018

Tenaga Harian Lepas Penyuluh di Tanjabtim Semoga Bisa Jadi PNS


Senin, 13 November 2017 | 14:56:28 WIB


Wakil Bupati Tanjabtim, Robby Nahliansyah, saat membuka pelatihan dasar penyuluh pertanian.
Wakil Bupati Tanjabtim, Robby Nahliansyah, saat membuka pelatihan dasar penyuluh pertanian. / Nanang Suratno

MUARASABAK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) berharap besar kepada pihak kementrian terutama balai penyuluhan provinsi jambi agar Tenaga Harian Lepas Daerah (THLD) penyuluh di Kabupaten Tanjabtim dapat diakomodir menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal ini bertujuan agar adanya pengikat dan memperingan dana APBD Tanjabtim.

"Kita sama-sama memperjuangkan THLD ini bisa diangkat jadi PNS oleh kementrian," kata Wakil Bupati Tanjabtim, Robby Nahliansyah, saat membuka pelatihan dasar penyuluh pertanian.

Dia mengatakan, THLD ini merupakan perpanjangan tangan pemerintah di lapangan. Melalui tangan-tangan THLD inilah nantinya para petani dapat memecahkan masalah dan kendala di lapangan.

"Untuk itu harapan besar pemerintah tenaga THLD penyuluh ini bisa kreatif. Lakukan koordinasi yang baik dengan UPTD, kepala dinas," ucapnya.

Menurut dia, dalam pelatihan dasar ini juga diharapkan ada bekal yang akan dibawa oleh para THLD tenaga penyuluh pertanian. Baik saat melaksanakan tugas di lapangan maupun memecahkan permasalahan di lapangan.

"Pesan kami, ikuti pelatihan ini dengan baik. Tuntutannya ada hasil dari pelatihan ini," katanya.

Dalam kesempatan itu juga Wabup menyampaikan jika nantinya para THLD ini tidak ada yang meninggalkan tempat dimana para THLD di tempatkan. Karena hal ini bisa cukup berdampak bagi petani di wilayah kerjanya.

"Jangan sampai ini terjadi, karena kalau terjadi bisa saja penyuluh di pindahkan dan di berhentilah. Karena ada kewenangan kepala daerah dan kepala dinas," terangnya.

Sementara itu perwakilan Balai Penyuluh Provinsi sangat mengapresiasi dukungan pemerintah daerah. Terkait permintaan kepala daerah balai penyuluh provinsi akan ikut sama-sama memperjuangkan.

"Apresiasi kita kepada Pemkab Tanjabtim atas sports dan dukungannya dengan menganggarkan pelatihan ini," kata Edwar.

Pihaknya pun berharap nantinya jika THLD ini menjadi PNS diharapkan tidak adanya alih fungsi tugas pokok. Seperti yang tengah terjadi saat ini.

"Lambat laun kan tenaga penyuluh berkurang. Ada yang pensiun. Ada juga yang alih fungsi dari tugas pokok sebagai penyuluh. Jangan sampai ini terjadi," harapnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanjabtim Husni Rahmad mengatakan tahun 2017 ini ada 25 THLD tenaga penyuluh dari lulusan D-3 pertanian yang di biayai oleh pemerintah Tanjabtim.

"Ada 25 THLD tenaga penyuluh inilah yang akan menjadi ujung tombak pembangunan pertanian. Harapannya kepada THLD ini bisa bekerja lebih baik lagi," ucapnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments