Minggu, 22 September 2019

Meski Disomasi Pemprov Jambi, Manajemen Hotel Cuma Mau Rp 500 Juta


Minggu, 10 Desember 2017 | 20:42:28 WIB


Sekda Provinsi Jambi M Dianto
Sekda Provinsi Jambi M Dianto / metrojambi.com

JAMBI - Renegosiasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi dengan pihak Hotel Ratu terkait kerjasama dari nominal 1 miliar yang diminta, ternyata pihak Hotel Ratu cuma menyanggupi sebesar Rp 500 juta.

M Dianto, Sekda Provinsi Jambi, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah melayangkan surat somasi kepada Hotel Ratu dan saat ini surat tersebut telah dibalas oleh pihak Hotel Ratu. "Dari balasan surat somasi tersebut saat ini, Hotel Ratu sanggup membayar 500 juta dari satu miliar yang diajukan," ujarnya.

Menurut dia, angka 500 juta ini tentu belum final dan masih akan terus diupayakan untuk meningkat hingga Rp 1 miliar. Karena menurutnya dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada niatan Pemerintah Provinsi Jambi untuk memutuskan kontrak selama pihak Hotel Ratu masih memiliki niat baik dengan memenuhi permintaan pemerintah. "Selama masih kooperatif, kami tidak akan memutuskan kontrak," ucapnya.

Terkait dengan pelanggaran kerjasama antara Hotel Ratu dan pemerintah yakni seharusnya Hotel Ratu membangun 34 kamar lagi namun malah membangun gedung baru ditanggapi tegas oleh Dianto.

Menurutnya, sekarang pihak Pemprov menghitung nilai aset yang digunakan oleh Hotel Ratu yang mengambil sebagian tanah pemerintah. "Kami sedang menghitung nilai aset yang digunakan Hotel Ratu yang saat ini telah membangun hotel baru yaitu Shang Ratu yang sebagian mengambil tanah pemerintah," ujarnya.

Menanggapi perjanjian antara Hotel Ratu dan Pemerintah Provinsi Jambi, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, AR Syahbandar mengatakan bahwa pihak Hotel Ratu telah bersikap licik dan pemerintah harus mengambil sikap.

"Seharusnya pemerintah tidak mempertahankan yang lama dan mencoba mencari investor yang baru," katanya.

Namun menurut Syahbandar segala sesuatunya dewan serahkan kepada pemerintah. Yang jelas jika tetap mempertahankan yang lama harus dengan pertimbangan yang matang.


Penulis: Sharly
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments