Rabu, 22 Agustus 2018

Kabupaten Tebo Bebas Difteri


Kamis, 14 Desember 2017 | 14:23:10 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

TEBO-Meski di daerah Pulau Jawa maupun daerah lainnya sudah banyak ditemukan wabah difteri yang menyerang anak-anak, wabah tersebut tidak ditemukan di Tebo. Hal tersebut langsung dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Tebo, M Ridwan, melalui Kasi Survelans dan Imuniasi, Rita Susanti.

"Kita juga tidak bisa memastikan apakah wabah difteri tersebut ada atau tidak di Tebo. Yang jelas hingga saat ini belum ada laporan dari Puskesmas maupun dari masyarakat," ungkap Rita, Kamis (14/12) kemarin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Meskipun tidak ditemukan virus ini, pihaknya selalu melakukan imunisasi lengkap untuk mengantisipasi wabah difteri ini. "Mudah mudahan nggak ada kasus itu di Tebo. Untuk antisipasinya kita rutin melakukan imunisasi lengkap terhadap anak anak yang usia rentan," terangnya.

Selain itu juga, lanjut Rita, pihaknya juga melakukan imunisasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (Bias) dengan sasaran anak SD kelas 1 dan 2, karena usia tersebut termasuk usia yang sangat rentan terkena penyakit.

"Kita sudah lakukan itu pada bulan Agustus dan November lalu. Sasaran kita memang anak anak SD yang masih kelas 1 dan 2," sebutnya.

Menurut Rita, virus tersebut rata-rata menyerang anak usia 5 hingga 9 tahun. Bahkan, penyakit infeksi ini bisa menyebabkan kematian jika tidak cepat ditangani. Selain itu, infeksi ini juga menyebabkan selaput tebal di tenggorokan dan akan menghalangi saluran pernapasan. Akibatnya, penderita kesulitan bernapas hingga meninggal dunia.

"Bakteri yang lebih dikenal dengan corynebacterium diphtheriae ini biasanya bersarang di tenggorokan dan hidung, penyebaran virus ini melalui batuk dan bersin," terangnya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat jika ada keluarganya yang menderita virus ini, untuk secepatnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak rumah sakit ataupun Puskesmas terdekat. 


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments