Rabu, 19 Februari 2020

Polisi Cari Tauke Pinang Berkebangsaan Malaysia Karena Gelapkan Uang Rp 22 M


Selasa, 02 Januari 2018 | 18:01:50 WIB


Gudang perusahaan yang belakangan diduga bermasalah karena dilaporkan telah menggelapkan uang miliaran rupiah.
Gudang perusahaan yang belakangan diduga bermasalah karena dilaporkan telah menggelapkan uang miliaran rupiah. / Solihin

KUALATUNGKAL- Bos PT Sari Nur, perusahaan pengolahan pinang di Sungai Saren, Kelurahan Bram Itam, kini menjadi buronan pihak kepolisian. Ini dikarenakan pengusaha bernama Harjid Sing itu telah menggelapkan uang pedagang yang menjual pinang ke perusahaan tersebut mencapai Rp 22 miliar lebih.

Kasus ini sendiri telah ditangani oleh Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) setelah banyaknya laporan pengaduan dari korban yang dirugikan.

Kapolres Tanjabbar AKBP ADG Sinaga, SIK mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan keberadaan pengusaha asal Malaysia keturunan India itu.

“Kami sudah kirim surat ke Imigrasi untukmencegah pelaku berpergian ke luar negeri meninggalkan Indonesia. Karena saat ini pelaku tidak berada di tempat,” terangnya.

Kapolres mengatakan, untuk mengusut kasus ini pihak Polres Tanjabbar telah di-back up Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jambi.

“Kita diback up Dirkrimum Polda Jambi untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Kapolres menyebut, sejauh ini sudah ada 12 korban yang melapor, dan kasus ini menjadi perhatuan khusus karena nilai kerugian yang dialami para korban cukup besar mencapai puluhan miliar rupiah dan korbannya rata-rata warga Kabupaten Tanjabbbar.

“Kerugian yang ditaksir nilainya Rp 22 miliar dan uniknya lagi kasus ini pelakunya adalah warga negara asing,” terang Kapolres.

Menurut Kapolres, kasus ini mencuat sejak,29 Desember 2017 lalu dan saat ini gudang pinang PT Sari Nur sudah disegel 



 
 

Penulis: Sholihin
Editor:



comments