Selasa, 15 Oktober 2019

Usai Diperiksa Penyidik KPK, Ini Kata Fachrori Umar


Kamis, 04 Januari 2018 | 20:42:50 WIB


Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar saat memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa penyidik KPK, Kamis (4/1/2018)
Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar saat memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa penyidik KPK, Kamis (4/1/2018) / istimewa

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Kamis (4/1/2018), kembali melakukan pemeriksaan sejumlah saksi kasus dugaan suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018.

Salah seorang saksi yang diperiksa adalah Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Saifudin, mantan Asisten III Setda Provinsi Jambi.

Dikonfirmasi wartawan usai menjalani pemeriksaan, Fachrori mengaku tidak mengetahui soal adanya instruksi pemberian uang kepada anggota DPRD Jambi untuk memuluskan pengesahan RAPBD Jambi 2018 tersebut.

"Itu wallahu alam, saya tidak tahu," kata Fachrori seperti dikutip dari antara.

Ia pun membantah adanya komunikasi terhadap dirinya soal pemberian uang itu. "Tidak ada. Saya tidak mau berdosa, tidak mau berbohong, tidak sama sekali," ucap Fachrori.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan empat tersangka terkait kasus tersebut, yakni anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 Supriono, mantan Plt Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Erwan Malik, mantan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi Arfan, dan Saifudin.

Total uang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus tersebut sebesar Rp 4,7 miliar. Diduga pemberian uang itu agar anggota DPRD Provinsi Jambi bersedia hadir untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2018.

Sebelumnya, diduga sejumlah anggota DPRD berencana tidak hadir dalam rapat pengesahan RAPBD 2018 karena tidak ada jaminan dari pihak Pemprov. Untuk memuluskan proses pengesahan tersebut diduga telah disepakati pencairan uang yang disebut sebagai "uang ketok".


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments