Kamis, 24 Oktober 2019

Diikuti Tiga Pasangan Calon, Pilkada Merangin Diprediksi Sengit


Minggu, 07 Januari 2018 | 12:30:55 WIB


Al Haris, Fauzi Ansori dan Nalim
Al Haris, Fauzi Ansori dan Nalim / Istimewa

BANGKO - Pilkada Merangin tahun ini yang diikuti tiga pasangan calon diprediksi akan berlangsung sengit. Khususnya antara dua calon petahana Al Haris-Mashuri dan Nalim-Khafid Moein.

Harus diakui, 5 tahun memimpin Merangin banyak perubahan yang telah diperbuat oleh Al Haris. Hal ini tentunya menjadi modal bagi Haris-Mashuri untuk meyakinkan masyarakat Merangin memilih mereka.

Selain itu, keberadaan mantan Mashuri selaku ketua Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM) diyakini bakal mampu meraup suara dari masyarakat Jawa yang ada di Metangin.

Pasangan Haris-Mashuri diprediksi akan mendapatkan perlawanan sengit dari Nalim-Khafid, yang juga sudah berpengalaman. Nalim meruapakan mantan Bupati Merangin periode sebelumnya, sedangkan Khafid adalah calon petahana yang saat ini menjabat wakil bupati Merangin.

Nalim disebut-sebut masih memiliki basis masa yang kuat. Sementara itu Khafid, dengan posisinya yang juga penasehat PKJM, juga diprediksi bakal bisa medulang banyak suara, khususnya jadi masyarakat Jawa.

Sementara itu, meski baru namun pasangan Ahmad Fauzi Ansori-Sujarmin tidak bisa dianggap remeh. Fauzi Ansori sangat berpengalaman di bidang birokrasi, dan pernah menjabat sebagai kepala Bappeda Provinsi Jambi serta Plt Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Meski sebelumnya sosoknya tidak terlalu terkenal, namun Sujarmin disebut-sebut memiliki finansial yang kuat untuk menggerakkan tim penenangan. Sujarmin yang juga berasal dari etnis Jawa, juga dinilai mampu mendongkrak suara pasangan ini.

Pengamat politik Jafar Ahmad menilai jika ketiga pasangan ini sama-sama kuat, dan memiliki peluar yang besar untuk memenangi Pilkada Merangin.

"Ini pertarungan yang sengit dan seru, karena satu mantan incunbent (Nalim, red) dan yang satunya incumbent (Haris, red) saya tidak tahu mana yang lebih kuat, ini harus dilakukan survei baru akan ketemu siapa yang kuat," ujar Jafa kepada metrojambi.com, Minggu (7/1/2018).

Di tengah serunya pertarungan antara Nalim dan Haris, Jafat menilai Fauzi Ansori bisa menjelma menjadi kuda hitam, untuk memenangkan pilkada Merangin.

"Boleh jadi (fauzi Ansori, red) menjadi kuda hitam. Bisa bisa dia sudah bergerak bawah tanah dengan warna yang berbeda di tengah serunya pertarungan Nalim dan Haris," pungkasnya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments