Selasa, 15 Oktober 2019

Sempat Hadir Saat pendaftaran Monadi-Edison, Ketua Gerindra Kerinci Menghilang


Rabu, 10 Januari 2018 | 22:07:04 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

KERINCI – Beralihnya dukungan dari pasangan Monadi-Edison kepada pasangan Zainal Abidin-Arsal Apri di Pilkada Kerinci membuat situasi di internal Partai Gerindra bergolak. Bahkan saat ini Ketua DPC Gerindra Kerinci, Amiruddin, menghilang dan belum diketahui keberadaannya.

Amiruddin sendiri sempat hadir saat pasangan Monadi-Edison mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kerinci, Rabu (10/1/2010) pagi. Namun kemudian ia menghilang. Padahal malam ini pasangan Zainal Abidin-Arsal Apri akan mendaftar ke KPU Kerinci.

“Sampai saat ini kita masih mencari keberadaan ketua DPC. Sejauh ini dia juga belum bisa dihubungi. HP nya tidak aktif,” kata Arsal Apri saat dikonfirmasi.

Terkait pencabutan dukungan ke Monadi-Edison dan keluarnya rekomendasi baru untuk dirinya dan Zainal, Arsal mengatakan jika ia juga sudah berkoordinasi dengan KPU Kerinci. “KPU sudah cek di sistem online, bahwa benar kita (Zainal-Arsal, red) diusung Gerindra,” sebut Arsal.

Lebih lanjut Arsal mengatakan, menghilangnya Amuruddin juga akan dilaporkan ke DPP Gerindra. “Nanti DPP yang akan mengambil tindakan,” pungkasnya.

Sementara itu Komisioner KPU Kerinci Bidang Teknis, Kumaini, saat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya tidak bisa menyebutkan rekomendasi dan dukungan siapa yang akan diterima.

“Yang jelas KPU menerima dukungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Kumaini.

Terkait pendaftaran pasangan calon, Kumaini mengatakan saratnya wajib ketua dan sekretaris yang menandatangani penyerahan dukungan partainya. Namun Kumainimengatakan ada pengecualian jika memang kepengurusan DPC sudah dibekukan. Itupun harus ada kejelasan atau surat dari DPP Gerindra kepada KPU pusat dan disampikan pengantinya atau pengurus yang mendapat mandat dari ketua DPP Gerindra.

Kemudian, kata Kumaini, untuk menentukan kepastian dukungan partai yang diterima KPU, juga akan disesuaikan Liaison Officer (LO)  atau penghubung antar dua lembaga untuk berkomunikasi dan berkoordinasi.

"Kita tetap koordinasi dengan KPU Pusat, apalagi sistim sekarang sudah online. Kalau memang sudah oke dari KPU pusat, atau sesuai dengan LO, itu yang kita sahkan,” pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments