Senin, 10 Mei 2021

Kebakaran di Sungai Penuh, Zola Berharap Perekonomian Tak Lumpuh


Kamis, 25 Januari 2018 | 16:50:35 WIB


Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli
Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulkifli / istimewa

JAMBI-Gubernur Jambi, Zumi Zola, menyatakan prihatin atas musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan ruko dan ratusan lapak pedagang di Pasar Sungai Penuh, Rabu (24/1/2018) dini hari.

“Saya sangat prihatin dengan musibah kebakaran di Sungai Penuh yang terjadi dini hari tadi,” kata Zola saat dikonfirmasi.Karena yang terbakar merupakan sentra perekonomian masyarakat yakni pasar induk Sungai Penuh, dalam hal ini Zumi Zola memastikan perekonomian masyarakat di Kota Sungaipenuh tidak lumpuh .

"Kita minta kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Jangan sampai terjadi inflasi di kota itu," katanya.

Dikatakan Zola, kegiatan jual beli di pasar induk setelah terjadi  kebakaran  memang lumpuh total, namun masih banyak pasar-pasar lain yang menunjang kegiatan jual beli di kota itu.

"Pedagang di pasar induk itu banyak yang menjual pakaian. Jadi untuk kebutuhan pokok masyarakat masih tetap terpenuhi karena masih banyak pasar-pasar penunjang lain," jelasnya.

Menurut Zola, jika kegiatan jual beli di suatu daerah lumpuh atau kebutuhan dasar masyarakat sulit terpenuhi, otomatis harga naik dan terjadi inflasi.

"Itu yang harus kita pastikan dan alhamdulillah ada pasar lain yang dapat memenuhi dan menyuplai," katanya.

Selain itu, Gubernur Jambi Zumi Zola menyatakan pemerintah provinsi  akan segera menyalurkan bantuan dasar untuk korban kebakaran pasar induk Kota Sungaipenuh, yang menghanguskan ratusan bangunan dan mengakibatkan dua pedagang meninggal dunia.

Namun, menurut Zola hal ini harus dikoordinasikan  dengan Pemkot Sungai Penuh apa-apa saja yang bisa dibantu. "Namun yang utama kita akan kirimkan bantuan dasar dulu, yakni beras sebanyak dua ton," katanya.

"Saya sudah mengintruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi untuk penanganan cepat, dan apa yang bisa dibantu segera disalurkan," ucapnya.

Selain itu, diungkapkan Zola, pihaknya juga akan mengajukan bantuan ke pemerintah pusat, berdasarkan usulan dari Pemkot Sungai Penuh.
"Tentu kita menunggu laporan dan pengajuan Pemkot Sungai Penuh berbentuk proposal. Yang mana disebutkan apa-apa saja yang diperlukan," jelasnya.

Menurut Zola, jika terjadi kebakaran pemukiman lebih dari 30 unit rumah, maka itu bisa masuk pengajuan bantuan ke Kementerian Sosial. Namun yang terjadi di Pasar Induk Kota Sungapenuh adalah bangunan usaha.

"Ada aturannya rumah penduduk dan rumah toko (ruko). Kita akan pelajari dulu apakah sama kebijakanya dan bisa juga mendapat bantuan. Kalau tidak kita cari peluang bantuan lain," pungkasnya.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments