Sabtu, 18 Agustus 2018

Simulasi UNBK Tahap II SMA Serentak Dilaksanakan


Kamis, 08 Februari 2018 | 10:54:35 WIB


Siswa SMA di Kota Jambi saat menggelar simulasi UNBK.
Siswa SMA di Kota Jambi saat menggelar simulasi UNBK. / Jainal Abidin

JAMBI- Pelaksanaan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahap II di Sekolah Menengah Atas (SMA) diadakan selama 2 hari, 7 hingga 8 Februari serentak di seluruh Indonesia, termasuk sekolah di Provinsi Jambi.

Bahkan sekolah yang belum memiliki fasilitas sarana dan prasarana UNBK seperti komputer sendiri terpaksa harus mengunakan laptop pinjaman dari orangtua siswa, seperti pelaksanaan simulasi UNBK di SMA Negeri 5 Kota Jambi, SMA Sembilan Lurah (Sembilu) Kota Jambi, dan SMA Negeri 3 Tanjung Jabung Timur.

" SMA Negeri 5 baru melaksanakan pertama simulasi, dan tahun pertama melaksanakan UNBK," kata Kepala SMA Negeri 5 Kota Jambi, Harun Sohar, Rabu (7/2).

Menurut dia, untuk mengantisipasi kekurangan komputer sekolah, sekolah berkoordinasi dengan orangtua untuk memenuhi 663 siswa kelas XII yang akan mengikuti UNBK sebanyak 240 laptop dipinjamkan orangtua yang ditempatkan di 6 ruangan ujian.

"Saat ini di simulasi UNBK kita masih gunakan 3 ruangan secara bergantian, 3 ruangan lainnya tengah disiapkan," sebutnya.

Begitu pula pelaksanaan simulasi UNBK di SMA Sembilu Kota Jambi, sebanyak 30 unit Laptop disiapkan di satu ruangan ujian khusus yang nantinya digunakan sebanyak 19 orang siswa mengikuti UNBK.

" Persiapan kita sejak beberapa pekan lalu, dengan berkoordinasi dengan orangtua untuk meminjamkan laptop," sebut Kepala SMA Sembilu, Shobari.
Peminjaman laptop orangtua, menurutnya, untuk menanggulangi kendala sekolah dalam prasarana, terutama komputer yang belum dimiliki sekolah, dan sekolah akan segera mengganti laptop yang bermasalah atau tidak memenuhi standar UNBK.

Hal senada pun dilakukan SMA Negeri 3 Tanjabtim, dengan menyiapkan 50 unit laptop inti pinjaman orangtua siswa dan 10 unit komputer cadangan milik sekolah untuk memenuhi 149 peserta ujian. "Simulasi UNBK dilaksanakan 3 sesi," katanya.

Menurutnya, dengan menggunakan laptop lebih efektif mengurangi kendala sekolah dalam penyediaan listrik, yang notabenenya jaringan listrik di Kecamatan Nipah Panjang kerap padam dan arusnya tidak stabil.

" Alhamdullah tidak padam listrik selama simulasi, tapi kita tetap sediakan genset," jelasnya.

Selain itu SMAN 1 Kota Jambi, SMAN 2 Kota Jambi, SMA N 3 Kota Jambi, SMAN 4 Kota Jambi, SMAN 6 Kota Jambi, SMAN 7 Kota Jambi, SMAN 8 Kota Jambi, SMAN 9 Kota Jambi, SMAN 10 Kota Jambi, SMAN 11 Kota Jambi, dan SMA Pelita Raya serta SMA Negeri dan swasta lainnya di kabupaten/ kota se- Provinsi Jambi.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments