Rabu, 20 November 2019

Wah... Kampanye Paslon Pilwako Jambi Bisa Habiskan Rp 15 Miliar


Senin, 12 Februari 2018 | 15:28:37 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Tidak tanggung-tanggung, ternyata setiap satu kali Pilkada, calon bisa menghabiskan uang sekitar Rp 15 miliar. Itu pun hanya untuk kampanye, belum termasuk biaya lainnya.

Ini terungkap saat rapat koordinasi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi dengan tim penghubung pasangan calon. Rapat ini membahas tentang kebutuhan biaya dan logistik saat kampanye.

"Kita rapat bersama tim untuk menyepakati jumlah biaya tersebut, dan tak boleh lebih," ujar Wein Arifin, ketua KPU Kota Jambi, Senin (12/2/2018).

Dari rapat tersebut disepakati pasangan calon mengeluarkan biaya hingga Rp.15 miliar hanya untuk kampanye saja. Rinciannya, rapat umum Rp 20 ribu/orang dikali satu pertemuan dengan biaya Rp 25.000/orang dikali 20 ribu massa, maka total biaya Rp.l 500 juta.

Untuk pertemuan terbatas 1.000 orang  dikali 62 kelurahan dikali Rp 25 ribu/orang, maka biaya transportasi mencapi Rp 1.550.000.Lalu, pertemuan tatap muka dalam ruangan, diasumsikan 500 orang dikali 62 kali pertemuan dengan Rp 25 ribu untuk biaya transportasi, maka totalnyabsebesar Rp 775 juta.

Sedangkan di luar ruangan, 2.000 orang dikali 62 kali pertemuan, dikali Rp 25 ribu, maka biaya yang dikeluarkan mencapai Rp 3,1 juta. Selanjutnya pembuatan bahan kampanye, 3 kali pertemuan dikali 411.033 pemilih dikali Rp 25 ribu, maka total biaya mencapai Rp 9. 248.252.500.

Selanjutnya jasa konsultan satu paket Rp 25 juta. Sedangkan untuk alat peraga kampanye, 5 buah dikali Rp 850 ribu, sama dengan Rp 5.375.000. Umbul-umbul 20 dikali 11 kecamatan dengan asunsi biaya per item Rp 100 ribu, maka total biaya Rp 33 juta.

Kemudian spanduk 150 persen dikali 2 buah dikali 62 kelurahan dikali Rp 200 ribu, sama dengan Rp 37.200.000. Sedangkan bahan leaflet, 100 dikali 211.250 KK dikali Rp 332 ribu, maka pengeluaran ditaksir Rp 70. 135.000. Dari kebutuhan tersebut maka didapatkan Sejumlah Rp. 15.344.952.500.


Penulis: Muhammad Khusnizar
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments