Rabu, 22 Agustus 2018

Bea Cukai Jambi Amankan 4.530 Botol Miras Ilegal


Rabu, 14 Februari 2018 | 00:54:34 WIB


Kepala Bea Cukai Jambi, Duki Rusnadi (tengah), saat merilis penangkapan ribuat botol miras ilegal
Kepala Bea Cukai Jambi, Duki Rusnadi (tengah), saat merilis penangkapan ribuat botol miras ilegal / Metrojambi.com

JAMBI – Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Jambi, berhasil mengamankan 4.530 botol minuman keras (miras) illegal dari berbagai merk. Ribuan botol miras tersebut ditemukan di Simpang Merlung, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Kepala Bea Cukai Jambi, Duki Rusnadi, mengatakan ribuan miras tersebut diamankan Sabtu (10/2/2018) lalu sekira pukul 04.55 WIB. Disebutkan Duki, ribuan botol miras tersebut dimuat dalam mobil Fuso Hino Dutro 300.

“Miras yang kita amankan ini tidak dilengkapi dengan pita cukai,” ujar Duki kepada wartawan, Selasa (13/2/2018).

Ditambahkan Duki, miras tersebut diamankan bermula dari adanya informasi yang didapat bahwa ada kegiatan pengangkutan miras ilegal yang masuk ke wilayah Jambi. Berdasarkan informasi tersebut, Bea Cukai Jambi melakukan koordinasi dengan Kanwil DJBC Sumbagtim, Kanwil DJBC Riau, dan Bea Cukai Tembilahan.

Lebih lanjut Duki mengatakan, pihaknya lantas membentuk dua tim untuk menelusuri informasi tersebut. Hasilnya, diperoleh informasi jika mobil yang mengangkut miras tersebut bergerak dari daerah Selensen, Provinsi Riau. Selanjutnya, kata Duki, tim siaga dan melakukan pencegatan di Simpang Merlung.

“Terkait hal ini kita juga mengamankan dua orang, masing-masing berinisial EM dan RS. Saat ini masih diperiksa,” kata Duki.

Dikatakannya lagi, modus yang digunakan pelaku adalah dengan menumpuk kardus berisikan miras dengan muatan lainnya berupa minyak sayur kemasan. Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Duki, ribuan botol miras illegal tersebut akan dibawa ke Lampung.

“Pengakuan pengemudi mobil yang kita amankan, dia tidak tahu siapa pemilik miras tersebut. Dia hanya mengambil barang di gudang, lalu membawanya,” pungkas Duki.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments