Jumat, 21 September 2018

Tantang Jaksa KPK Buktikan, Cekman dan Elhelwi Bantah Terima Uang


Rabu, 07 Maret 2018 | 18:25:05 WIB


Para saksi yang dihadirkan di persidangan
Para saksi yang dihadirkan di persidangan / Sahrial

JAMBI -  Cekman,  anggota DPRD dari Fraksi Restorasi Hanura, mengaku pernah ketemu Saipudin dan Arfan yang datang ke rumahnya. Menurut Cekman, kedatangan keduanya untuk silaturahmi dan mengajak untuk hadir pada rapat paripurna. 

Terkait penerima uang ketok palu, Cekman membantahnya. Dia mengaku tidak terima uang  dan tidak mengethui tentang uang kotak palu.

"Saya tidak tahu," kata Cekman, saat ditanya jaksa KPK.

Bahkan ia mengaku tidak kenal dengan Wahyudi dan Ivan, yang menyerahkan uang. Menurutnya, yang datang ke rumahnya hanya Arfan dan Saipudin. "Saya tidak kenal (Wahyudi dan Ivan)," katanya.

Begitu juga dengan Elhelwi, dia juga membantah menerima uang dari Wahyudi, bahkan ia berani bersumpah tidak terima.  

Saat ditanya kembali  kepada Wahyudi, dia mengakui memberikan uang bahkan saat itu dirinya sempat diberi teh kotak oleh Elhelwi.

Ivan juga membenarkan bahwa ia dan Wahyudi datang ke rumah Elhelwi untuk mengantarkan uang di rumahnya di Telanaipura. "Rumahnya dekat SDLB," tegas Ivan.

Terus ditanya, Elhelwi tetap ngotot tidak menerima uang ketok palu tersebut. Bahkan ia menantang KPK untuk membuktikannya jika dirinya menerima uang. 

"Silakan saja buktikan buk," tentang Elhelwi.


Penulis: Sahrial
Editor: Herri Novealdi



comments