Kamis, 20 September 2018

Pendemo Minta Pemprov Tindak Pengusaha Batubara


Jumat, 09 Maret 2018 | 22:16:16 WIB


Mahasiswa saat menggelak aksi demo di kantor Gubernur Jambi, Jumat (9/3/2018)
Mahasiswa saat menggelak aksi demo di kantor Gubernur Jambi, Jumat (9/3/2018) / Sharly

JAMBI - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan (Ampel), Jumat 9 Maret 2018 menggelar aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Jambi.

Dalam aksinya, mereka menuntut Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli bertindak tegas terhadap pengusaha batubara. Menurut mereka banyak aturan yang tidak ditaati oleh para pengusaha.

Dikatakan M Fadli, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Unjuk Rasa, dari survei lapangan yang mereka lakukan, sejumlah aktivitas eksploitasi batu bara di Jambi  tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Proses penggalian tidak sesuai hingga berdampak pada lingkungan masyarakat sekitar tambang," katanya.

Kemudian, di beberapa daerah seperti Kabupaten Merangin, Sarolangun, Batanghari, dan Muaro  Jambi, lokasi bekas tambang batu bara dibiarkan begitu  saja oleh perubahan setelah eksplorasi.

"Lokasi itu jadi berbahaya bagi masyarakat sekitar. Kita tidak mengetahui secara pasti apa kandungan air yang tertampung di lobang  itu," ungkapnya.

Selain itu, masalah pengangkutan. "Sekarang, siang pun melintas. Kami tegaskan akan memberhentikan mobil batubara sebagi penindakan,"ungkapnya.

Terpisah, Asisten I Setda Provinsi Jambi Apani, ketika menemui mahasiswa mengaku akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa. "Kalau ada data sampaikan ke kami, agar bisa ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Jambi," katanya.

Sementara, terkait dengan tuntutan mahasiswa yang ingin bertemu dengan Gubernur Jambi. Apani, mengatakan akan menyampaikan perihal tersebut kepada gubernur. "Kita akan sampaikan. Jika memang ingin mediasi," pungkasnya.


Penulis: Sharly
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments