Sabtu, 22 September 2018

Nah! Anggota PPS Dipalak PPK Jika Ingin Terpilih Lagi


Minggu, 11 Maret 2018 | 21:05:04 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

KERINCI - Oknum PPK Kecamatan Siulak diduga melakukan pungutan biaya kepada PPS yang ingin lanjut menjadi PPS untuk Pemilihan Legislatif dengan masa kerja hingga 2019 mendatang. Hal ini tampak pada dalam hasil percakapan melalui WhatsApp yang diposting oleh akun media sosial Boy Buyamin.

Dalam percakapan melalui whatsapps yang di tulis salah seorang anggota PPS kecamatan Siulak dengan berbahasa kerinci. "ini model nyo ndak PPK Siulak pengecut gaya nyo. PPK mintak uang ke kami 1.000.000 (satu juta) bilo nak lanjut ke legeslatif kami ndak mayie (tidak mau bayar), kami pulo di kalua jak alem grup (dikeluarkan dalam group," tulisnya.

Boy Buyamin saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan melalui Whatsapps kepadanya. "ya, memang ada salah satu anggota PPS melapor kepada kita soal pemungutan uang yang dilakukan oleh Oknum PPK," ucap Boy.

Dia mengatakan, anggota PPS sudah  mengadukan hal tersebut ke KPU namun hingga saat ini belum ada kabar yang jelas ataupun tindakan dari KPU terkait perihal yang disampaikan oleh PPS.

Sementara itu Komisioner KPU Kerinci, Kumaini, dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari PPS, terkait diduga anggota PPK hendak meminta uang kepada PPS jika ingin melanjutkan hingga masa jabatan 2019 nanti. "Benar, ada laporan dari PPS seperti itu," ujarnya.

Saat ini, kata Kumaini, untuk memastikan laporan tersebut benar apa tidak pihaknya masih memproses laporan tersebut. "Belum ada sanksi, saat ini masih diproses," katanya.


Penulis: Dedi
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments