Jumat, 21 September 2018

SIT Nurul 'Ilmi Gelar Seminar Parenting


Minggu, 11 Maret 2018 | 23:06:07 WIB


Orang tua siswa SIT Nurul 'Ilmi saat mengikuti kegiatan seminar
Orang tua siswa SIT Nurul 'Ilmi saat mengikuti kegiatan seminar / Zainal Abidin

JAMBI - Pernahkah kalian mendengar istilah " Kids (anak) zaman now (sekarang)" yang ramai di media sosial? Istilah itu menjadi potret bagaimana karakter dan perilaku anak zaman sekarang. Bahkan ada yang sampai membuat  cuplikan perbandingan permainan hingga pergaulan anak dulu dan sekarang.

Ditambah lagi, semakin miris melihat keberanian anak membentak atau bahkan melakukan hal yang tidak pantas terhadap orangtua. Orang yang seharusnya menjadi sosok yang paling dihormati, kini anak bahkan ada yang berani melawan dan bertindak semena-mena.

Untuk itu, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul 'Ilmi (Nuril) Jambi mengelar seminar parenting bertajuk "Mendidik Anak Zaman Now" pendidikan untuk orangtua di Aula Griya Mayang Rumah Dinas Walikota Jambi, Sabtu (10/3) lalu dengan pembicara internasional Elya Defita, dihadiri wali murid dan calon wali murid dari jenjang SD hingga SMP.

Menurut Ketua Yayasan Nurul 'Ilmi, Jasrul, seminar parenting merupakan skill untuk orangtua dan calon orangtua yang menyekolahkan anak di Nuril, dan merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahunnya.

"Semacam pemahanan dan motivasi untuk orangtua, agar orangtua memahami cara mendidik anak zaman sekarang," katanya.

Kegiatan ini diikuti 531 orangtua dibagi menjadi 2 gelombang waktu kegiatan, pagi hari diikuti orangtua SMP sebanyak 211 orang, dan 320 orangtua SD yang digelar sore hari, dengan tujuan bagaimana orangtua mendidik anaknya zaman dulu dengan zaman sekarang yang mengalami perubahan dan perbedaan.

"Kalau dulu anak dipukul orangtua kalau nakal itu biasa, zaman sekarang memukul anak kena perkara hukum," imbuhnya.

Sehingga orangtua diberikan bekal agar tidak salah dalam mendidik. Tentunya peran guru dan orangtua di rumah harua saling mendukung dan sejalan demi mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan berahlak.

"Tantangan saat ini bukan di sekolah atau rumah, tetapi didalam kantong anak terutama perkembangan gadget," ujarnya.


Penulis: Zainal Abidin
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments