Sabtu, 22 September 2018

Korban Gizi Buruk Menurun


Senin, 12 Maret 2018 | 20:57:28 WIB


/

JAMBI - Tiga tahun belakangan ini, kasus gizi buruk di Provinsi Jambi cenderung menurun untuk angka kematian. Ini dikatakan oleh Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Oki Permana.

Ia mengatakan, tahun 2015 angka kematian gizi buruk tercatat 5 korban dari laporan kasus gizi buruk sebanyak 95 kasus. Jumlah kematian ini sama pada tahun 2016 dari jumlah kasus sebanyak 84 kasus gizi buruk yang terjadi.

"Jumlah korban meninggal tahun 2017 menurun menjadi 4 korban dengan laporan kasus gizi buruk sebanyak 85 kasus," katanya.

Dikatakan Oki, dalam penanganannya ini merupakan wewenag dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Namun jika kabupaten/kota tidak menyanggupi dapat meminta bantuan dari Pemerintah Provinsi.

Dalam penanganannya, lanjut Oki, Dinas Kesehatan kabupaten/kota memberikan bantuan kepada korban berupa bantuan suplemen. Bantuan ini berupa bantuan makanan dengan nilai Rp 20 perhari selama 90 hari.

"Bantuan ini untuk memulihkan berat badan penderita gizi buruk," ungkapnya.

Secara garis besar, kasus gizi buruk tahun 2017 paling banyak terjadi di kabupaten Muaro Jambi tercatat sebanyak 32 kasus dengan korban meninggal 3 orang.

Pada posisi kedua adalah Kabupaten Tebo dengan 12 kasus gizi buruk. Dengan jumlah korban meninggal sebanyak 1orang. Dan posisi ketiga kabupaten sarolangun dengan 9 kasus gizi buruk.

"Tahun 2017 korban meninggal hanya terjadi di dua kabupaten  yakni Muaro Jambi dan Tebo," ungkapnya.

Dijelaskanya, kasus gizi buruk ini hanya terjadi pada anak dengan usia di bawah 5 tahun. Menurutnya usia tersebut adalah batas usia bayi dan dapat disebutkan sebagai anak-anak.

Menurut dia, menderita gizi buruk, apabila balita tersebut memiliki berat badan kurang dari setengah usia (hitungan bulan) ditambah 4. Dicontohkan misalnya, anak dengan usia 24 bulan, dibagi 2 kemudian ditambah 4.

Jadi, minimal angka berusia 2 tahun memiliki berat badan 16 Kg. Apabila beratnya kurang dari jumlah itu maka balita tersebut dikatakan menderita gizi buruk.

"Kalau ciri ciri gizi buruk terjadi pada anak usia di atas lima tahun bisanya ada penyakit bawaan," pungkasnya. 

 


Penulis: Sharly
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments