Minggu, 19 Agustus 2018

Terkendala Lahan Sempit, Pembangunan SD 18 Terhambat


Rabu, 14 Maret 2018 | 10:57:27 WIB


/ Jainal Abidin

JAMBI- Berada di atas rawa- rawa dan lingkungan pemukiman padat penduduk yang sempit, mengakibatkan SD Negeri 18 Kota Jambi mengalami kendala dan hambatan dalam penataan keindahan dan pembangunan lingkungan sekolah seperti penyediaan taman sekolah, pendopo, dan dan fasilitas pendukung lainnya.

Menurut Kepala SD Negeri 18, Hidayat, saat ini bangunan sekolah yang berada di kawasan Jembatan Makalam Kota Jambi ini sudah layak dan permanen bentuk fisiknya dari sebelumnya, karena berdinding kayu yang telah usang dan lapuk, sehingga membahayakan keselamatan warga sekolah, terutama siswa.

" Alhamdulillah beberapa waktu lalu sekolah kita dapat bantuan renovasi berat dari pemerintah, dan diresmikan walikota," katanya, Rabu (14/3). Namun penataan tidak hanya sebatas pembangunan fisik sekolah, tetapi harus didukung penataan lingkungan sekolah agar sekolah menjadi indah dengan pemandangan yang terpajang dan tanaman yang ada di sekitar bangunan.

"Seperti hiasan dinding bergambar atau bertulisan yang membangun, dan tanaman pohon sebagai tempat berteduh," ujarnya. Dia menyebutkan, kendala selama ini karena lahan yang dimiliki sekolah sangat sempit, mepet dengan bangunan sekolah dan bangunan rumah warga yang ada di sekitar, serta tanah yang akan ditanam lokasinya juga harus dilakukan penimbunan dan pemerataan sehingga membentuk lapangan kecil.

" Boleh dilihat di bawah bangunan dan samping depan sekolah banyak sampah dan kayu karena berlubang besar panjang, serta tanaman liar," imbuhnya.
" Apalagi kalau kita bangun dan tata tanah yang tadi, bisa memicu amarah warga karena lahan tersebut punya warga," paparnya.

Sehingga dirinya memutar otak untuk mencari solusi dalam penataan lingkungan sekolah, sehingga sekolahnya tidak dipandang sebelah mata dan mampu menarik peminat yang ingin mendaftarkan anaknya mengeyam pendidikan dasar.

Selain itu kendala lain, sekolah yang hanya memiliki 74 murid ini terhambat karena tidak memiliki biaya pembangunan. Namun saat ini beberapa fasilitas sekolah sedang rencana dan tahap pembangunan yang mendapatkan bantuan dari pemerintah kota. "Jalan menuju sekolah dan jembatan menuju sekolah saat ini akan dibangun," tandasnya.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments