Rabu, 19 September 2018

Kepala BKKBN Jambi Dampingi Menteri Kesehatan Saat Berkunjung ke Jambi


Kamis, 12 April 2018 | 14:27:22 WIB


(kiribawah) stand BKKBN di acara Rakerda kesehatan nasional. (kananbawah)  Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Mukhtar Bakti sedang memberikan sambutan (atas)  Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jambi beserta peserta lomba pidato dan karya tulis kependudukan tingkat Provinsi Jambi tahun 2018
(kiribawah) stand BKKBN di acara Rakerda kesehatan nasional. (kananbawah) Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Mukhtar Bakti sedang memberikan sambutan (atas) Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jambi beserta peserta lomba pidato dan karya tulis kependudukan tingkat Provinsi Jambi tahun 2018 / Sharly Apriyanti

JAMBI- Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Mukhtar Bakti SH, MA bersama Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar, Plt Dirut RSUD Raden Mattaher drg Iwan Hendrawan, dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Samsiran Halim turut mendampingi kunjungan Menteri Kesehatan Prof Dr dr Nila Farid Moeloek meninjau klinik Tuberculosis- Multidrug Resistant (TB. MDR)  di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi serta menghadiri Rakerda Kesehatan Provinsi Jambi, Selasa (10/04/2018).

BKKBN yang juga sebagai mitra dari kesehatan juga turut serta dalam menyukseskan Rakerda Kesehatan Provinsi Jambi dengan menghadirkan stand khusus yakni duta genre.

Mukhtar Bakti, Kepala BKKBN Perwakilan Jambi mengatakan, kunjungan menteri kesehatan RI poinnya tentang pelayanan dan Rakerda.
Menurut dia, dalam kegiatan Rakerda kesehatan ini seluruh kabupaten/kota datang bahkan seluruh mitra salah satunya yakni BKKBN.
"BKKBN tidak bisa bekerja sendiri dan dalam hal ini bermitra dengan kesehatan terutama soal pelayanannya," jelasnya.

Mukhtar juga mengatakan, saat ini Provinsi Jambi tingkat capaian KB berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan (SDKI) 2017 menunjukkan angka yang sangat bagus.

Seperti contohnya program TFR(Total Fertility Rate) atau Angka Kelahiran Total menunjukkan angka 2,3 artinya di bawah rata-rata nasional yakni 2,4. Tak hanya itu saja, pemakaian alat kontrasepsi juga menunjukkan angka yang baik.

Namun menurut Mukhtar, yang menjadi masalah di Provinsi Jambi saat ini adalah usia perkawinan pertama yang sangat tinggi bahkan secara nasional Provinsi Jambi berada di urutan ketiga dari atas setelah NTB dan NTT.

"Dalam hal ini BKKBN juga berupaya untuk menekan usia perkawinan muda lewat generasi remaja khususnya duta genre agar mengkampanyekan kepada lingkungan sekitar khususnya teman temannya agar jangan menikah di bawah umur 21 tahun," katanya.

"Selain itu BKKBN juga selalu melakukan pendataan keluarga jika anak usia sekolah namun tidak bersekolah maka data tersebut segera dilaporkan ke dinas terkait agar anak-anak tersebut disekolahkan karena jika tidak sekolah maka menikah di usia dini akan semakin Rentan ," katanya lagi.

Selain itu, dikatakan Mukhtar, saat ini BKKBN Provinsi Jambi mengadakan lomba karya tulis dan pidato kependudukan tingkat Provinsi Jambi 2018, Selasa (10/4/18), di Shang Ratu Hotel Jambi.

"Melalui lomba ini kita melihat sejauh mana anak didik memahami pelajaran tentang kependudukan maka dari itu kita lomba kan sekarang dan rata-rata hasilnya sangat bagus," katanya.

Dia juga berharap agar lomba ini tidak hanya diadakan untuk kalangan peserta didik saja namun juga di kalangan masyarakat umum.
"Jangan di sekolah saja tapi kelompok yang ada dimasyarakat juga harus berpartisipasi," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kasubbid Kerjasama Pendidikan Kependudukan Provinsi Jambi, Yuniarti mengatakan, lomba ini diikuti sebanyak 30 peserta usia remaja dari 15 hingga 17 tahun yang lolos seleksi tingkat kabupaten.

Dengan mengusung tiga tema, yaitu:
- Pendidikan kependudukan mewujudkan masyarakat berwawasan kependudukan.
- Peran remaja dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia menuju era bonus demografi.
- Pemenuhan kesehatan reproduksi remaja dan kaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGS).

Yuniarti menambahkan, pada lomba karya tulis dan pidato pendidikan kependudukan tingkat Provinsi Jambi mencari 6 orang pemenang yakni juara 1,2,3 dan harapan 1,2,3 yang nantinya juara 1 saja akan mewakili Provinsi Jambi pada lomba tingkat nasional.“Bagi para pemenang akan mendapatkan uang pembinaan, selain itu ditambah piagam dan piala,” pungkasnya.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments