Rabu, 19 September 2018

Berawal Saat Pacaran, Pasangan Muda Ini Tekuni Usaha Brownies


Senin, 16 April 2018 | 14:34:30 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI-Brownies, kue bertekstur lembut dengan dominan rasa coklatnya yang khas memang banyak disukai dari berbagai kalangan usia. Panganan ini amat cocok dijadikan sebagai usaha produk rumahan.

Salah satunya pasangan muda suami-istri, Indra Gus Priyono dan Hevriatul Ulva, yang telah menekuni usaha ini sejak hampir 3 tahun lalu ketika mereka masih berstatus pacaran.

Berawal dari kegemaran memakan brownies dan sadar akan kebutuhan tambahan biaya pernikahan saat itu, sehingga mereka memutuskan membuka outlet pada weekend di sekitaran kota baru Jambi. Tiap brownies kemasan kaleng dibandrol seharga Rp 18 ribu per kaleng.

"Awalnya buat hanya karena sang pacar (saat itu, red) selalu request buatkan brownies melulu. Maka jadilah ide untuk buka usaha bernamakan roemah brownies ini. Tema roemah brownies ini "dibuat dengan hati, dikenal karena rasa" dengan konsep yang berbeda menggunakan composite kaleng aluminium foil di dalamnya dan aman digunakan. Jajanan ini begitu praktis dibawa kemana-mana," kata owner, Ulva, kepada wartawan, Senin (16/4).

"Melihat perkembangannya kami selalu mengadakan inovasi kepada produk kami dengan mengeluarkan 15 varian rasa seperti brownies tiramissu, brownies greentea, cupcake, brownies pizza, brownies buah naga dan sekarang lagi tahap promosi brownies nanas, pie brownies, brownies cheese serta masih banyak lagi produk yang belum launching. Meski banyak varian dan tampilan lebih menarik, tetap kami banderol dengan harga terjangkau," ujar perempuan berlesung pipit di wajahnya.

Lokasi Roemah Brownies berada di Jalan Abdul Muis RT 41 Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi. Untuk pemasaran melalui online dengan sosial media instagram @browniesbakar_jambi.

Ulva mengungkapkan, omset yang diraup mencapai Rp 3,5 juta perbulan. Selain itu produknya juga telah mengantongi izin dari pihak-pihak yang terkait seperti izin dinas kesehatan, sertifikat kompetensi dan surat izin usaha mikro dan kecil.

Telah hadir pula reseller dihampir tiap kota di Provinsi Jambi.

Sedangkan luar Sumatera, dijadikan sebagai oleh-oleh namun belum masuk ke wilayah Kalimantan dan Papua. Untuk luar negeri telah sampai ke Australia, Korea, Singapure, Jepang dan Malaysia.

Pasangan suami istri ini  yang ternyata hobi berPramuka juga melakukan workshop di rumah produksi mereka. Bahkan kerap diundang ke beberapa kantor maupun desa.

Sementara mereka tengah menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan, terlebih mengajarkan kepada anak-anak untuk menjadi enterpreuner muda. Dari hasil penjualan brownies mereka menyisihkan untuk gerakan seribu alat tulis dan perlengkapan sekolah bagi siswa yang kurang mampu.


Penulis: Rina
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments