Rabu, 19 September 2018

Polisi Mintai Keterangan Dirut PDAM Tirta Batanghari, Ada Apa?


Senin, 16 April 2018 | 14:41:22 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARABULIAN - Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batanghari, Senin (16/4/2018), meminta terhadap Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Batanghari, Abu Bakar Sidik.

Permintaan keterangab tersebut terkait pengusutan kasus dugaan mark up pada proyek sambungan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (SRMBR) tahun 2017, dengan nilai lebih kurang Rp 5 miliar.

Kanit Pidsus Satreskrim Polres Batanghari, Ipda Seno Hartono, mengatakan Abu Bakar dimintai keterangan mulai sekira pukul 11.30 WIB. Disebutkan Seno, Abu Bakar dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

"Tadi sudah ada sekitar sepuluh pertanyaan yang diajukan. Tapi belum kelas, masih akan dilanjutkan lagi," ujar Seno.

Selain Abu Bakar, Seno mengatakan sejauh ini sudah ada beberapa orang lainnya yang dipanggil untuk dimintai keteranganya terkait pelaksanaan proyek tersebut.

"Sejauh ini sudah ada beberapa staf dan bendahara yang telah kita minta keterangan," tandasnya.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments