Senin, 16 September 2019

Disdikbud Bungo Dinilai Terlalu Ceroboh


Jumat, 27 April 2018 | 10:52:20 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

MUARABUNGO - Terkait pelantikan 124 orang Kepala SD dan SMP yang dilantik oleh Masril, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo pada hari Rabu, (18/04) diduga banyak menyalahi aturan. 

Pelantikan kepala SD dinilai banyak yang tak sesuai dengan aturan yang berlaku.Persyaratan khusus untuk menjadi kepala aekolah itu umurnya maksimal 56 tahun, lendidikan minimal harus S, pangkat minimal IIIc paling rendah.

Masril, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, mengatakan tujuan utamanya melantik kepala sekolah yaitu agar penyegaran dan tidak boleh jabatannya melebihi dua periode untuk menjabat sebagai kepala sekolah. Satu periodenya yaitu 4 tahun.

"Jika memang masih ada yang tidak memenuhi syarat, segera lapor ke kami, biar kami perbaiki jika memang terdapat kesalahan. Saya tidak pernah menerima titipan dari siapapun terkait pelantikan kepala sekolah kemarin, kami bekerja sesuai prosedur saja," ungkap Masril, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo saat ditemui di ruang kerjanya.

Masril mengatakan, sebenarnya kepala sekolah yang dilantik hanya 27 orang yang betul-betul memenuhi persyaratan untuk menjadi kepala sekolah. Karena situasi sangat mendesak, makanya yang ada kekurangan sedikit diloloskan.

"Ada, H Sobirin tidak jadi kita lantik kemarin itu, kalau Rusdi memang sempat dilantik, tapi setelah kami cek berkasnya ternyata keliru, sekarang SK nya juga sudah kita batalkan," tegas Masril menyebutkan nama-nama yang tak sesuai aturan.

"Persyaratan yang sebenarnya itu harus punya sertifikat tes kompetensi kepala sekolah. Bagi kepala sekolah yang merasa lengser kemarin, kalau masih berminat ingin menjadi kepala sekolah, silakan masukkan bahannya, asalkan mau ditempatkan dimana saja, untuk mengisi di beberapa sekolah yang masih dijabat oleh Plt. Dengan syarat harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, karena kita saat ini masih kekurangan kepala sekolah, makanya masih ada yang Plt hingga saat ini," pungkas Masril.


Penulis: Budi Prasetyo
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments