Senin, 26 Agustus 2019

Jaga Stabilisasi Harga Bahan Pokok, Pemkab Merangin Atur Pola Tanam


Jumat, 27 April 2018 | 20:21:08 WIB


Kabag Ekonomo dan Sumber Daya Alam (SDM) Setda Merangin Parmin, saat berbincang dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Hj. Cahya Widyawati
Kabag Ekonomo dan Sumber Daya Alam (SDM) Setda Merangin Parmin, saat berbincang dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Hj. Cahya Widyawati / Humas Pemprov Jambi

BANGKO - Guna mengstabilkan harga bahan pokok jelang datangnya bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin menerapkan pengaturan pola tanam yang sudah terjadwal setiap tahunnya.

Hal tersebut disampaikan Pejabat sementara (Pjs) Bupati Merangin Husairi, melalui Kabag Ekonomo dan Sumber Daya Alam (SDM) Setda Merangin Parmin, pada rapat koodinasi stabilisasi Bapok Daerah di Ballroom Swiss-Belhotel Jambi, Kamis (26/4).

“Sudah menjadi tradisi setiap datangnya puasa dan lebaran harga kebutuhan bahan pokok meningkat. Untuk menstabilkan harga, tentu jumlah bahan pokok di pasaran diperbanyak melalui hasil panen pola waktu tanam yang tejadwal,” terang Parmin.

Sementara itu, menurut Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Hj. Cahya Widyawati, pengaturan pola tanam seperti cabai, padi, bawang, dan lainnya, merupakan salah satu upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok.

“Jika kita mengandalkan pasokan dari daerah lain, terkadang terkendala dengan cuaca dan buruknya jalan ketika pendistribusian. Jadi dengan pengaturan pola tanam bagi daerah pertanian itu sangat baik,” ujar Cahya.

Cahya juga menyampaikan jika kehadirannya di Jambi, guna memastikan keberadaan bahan pokok jelang puasa dan lembaran dalam kondisi aman. Jika pun stok berkurang, Cahya mengatakan pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi.

Untuk daging sapi dan daging ayam misalnya. Cahya mengatakan, jika stok berkurang pihaknya akan memasok daging beku untuk dijual di pasaran.

“Bapak dan ibu sekalian jangan takut dengan daging beku. Semua sapi dan ayam saat akan dipotong dibacakan Bismillahirrohmanirrohim. Selain itu semua daging itu selalu dalam kondisi higenis,” tegas Cahya.

Sementara itu, untuk stok beras di Provinsi Jambi dalam menghadapi puasa dan Idul Fitri 1439 H, Kepala Bulog Divre Jambi M Yusuf memastikan dalam kondisi cukup.

“Jika terjadi kekurangan beras dalam satu kabupaten/kota atau wilayah tertentu, kami siap menggelar operasi pasar sampai 31 Desember 2018. Saat ini harga beras medium Rp 9.450/Kg dan beras Premium Rp 12.800/Kg,” ujarnya.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments