Minggu, 15 Desember 2019

Warga Minta PLN Selesaikan Kompensasi Sebelum Menarik Kabel SUTT


Jumat, 27 April 2018 | 21:36:09 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SUNGAIPENUH -  Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumbagsel terus melakukan penarikan Kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) tower 365 ke 366 di Desa Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh. Padahal, aktivitas tersebut terus diprotes oleh warga yang belum mendapatkan kompensasi.

“Kemana lagi kami harus mengadu, sudah tiga hari PLN UIP Sumbagsel menarik terus kabel SUTT tower 365 ke 366 di Sungai Liuk, dan dikawal polisi. Padahal hak kami belum dibayar,” ungkap Nopriyosi, salah seorang warga yang mengaku belum mendapatkan kompensasi.

Nopriyosi meminta kepada pihak PLN untuk terlebih dahulu menyelesaikan kompensasi sebelum melakukan penarikan kabel SUTT tersebut. Apalagi sebelumnya sudah ada perjanjian yang ditandatangani pihak PLN bersama dengan warga.

Adapun isi kesepakatan bersama tersebut yakni meminta surveyor Indonesia untuk melakukan pengukuran kembali. Hasil selisih pengukuran tanah dinilai langsung oleh KJPP, dan warga menerima hasil pengukuran tanah terakhir dan penilaian KJJP tahun 2017.

Kemudian, warga tidak mengganggu pengerjaan penarikan konduktor SUTT 150 KV Bangko-Merangin- Sungai Penuh setelah dilakukan pembayaran kompensasi. Terakhir, pihak PLN tidak melayani tuntutan yang lain selain kesepakatan yang tertera di berita acara ini.

Sedangkan jumlah warga yang belum menerima kompensasi ada 9 orang. “Kami berharap PLN segera menyelesaikan persoalan ini, kalau tidak nanti warga merasa kecewa dan akan tetap menuntut,” kata warga lainnya.

Terpisah, Manager PLN Rayon Sungaipenuh Indra mengatakan, untuk persoalan bersaran ganti rugi atau penafsiran harga tanah bukan merupakan wewenang pihaknya. Namun hal itu ditangani oleh PT UIP yang langsung dipegang di Sumbagsel. Sehingga segala hal terkait dengan penafsiran harga bisa ditanyakan lasung ke Sumbagsel.

“Itu wenanag PT UIP di Sumbagsel, warga bisa menanyakan langsung karena ada perwakilan daerah di Sungai Liuk. Biasanya ada yang menangani,” ujarnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments