Jumat, 17 Agustus 2018

KPK Kembali Periksa Sejumlah Saksi, Diantaranya Kadis PU Sarolangun


Selasa, 08 Mei 2018 | 18:22:16 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi penerimaan gratifikasi proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi tahun 2014-2017.

Dalam kasus itu, KPK telah menetapkan Gubernur Jambi Zumi Zola dan Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga PUPR Provinsi Jambi Arfan sebagai tersangka.

"Hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap tiga saksi untuk tersangka Arfan dalam kasus gratifikasi terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Tiga saksi yang dipanggil antara lain Kepala Bidang Perum Rakyat Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi Yengki Febrida, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR periode Februari 2017-Agustus 2017 Budi Nurahman, dan Kepala Bidang SDA Dinas PUPR periode Agustus 2016-Februari 2017 Ibnu Jiadi yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sarolangun.

Febri menyatakan bahwa KPK masih terus mendalami pengetahuan saksi tentang dugaan penerimaan-penerimaan oleh tersangka Arfan dan Zumi Zola dari pihak swasta terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi.

Sebelumnya, KPK pada Jumat (4/5) juga telah memeriksa Zumi sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Seusai menjalani pemeriksaan, Zumi enggan berkomentar terkait materi pemeriksaannya kali ini.

Gratifikasi yang diduga diterima Zumi dan Arfan adalah Rp6 miliar.

Tersangka Zumi baik bersama dengan Arfan maupun sendiri diduga menerima hadiah atau janji terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi dan penerimaan lain dalam kurun jabatannya sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 sejumlah sekitar Rp6 miliar.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments