Kamis, 16 Agustus 2018

Warga Sungaipenuh Merasa Isi ATM Dicuri dengan Modus Baru


Minggu, 13 Mei 2018 | 21:22:20 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SUNGAIPENUH - Selain rawan penjambretan, saat ini ada modus baru pencurian di Automated Teller Machine (ATM) di Sungaipenuh dan Kerinci. Seperti kejadian yang dialami Leni (32), warga Kumun mudik, yang merupakan salah satu nasabah BRI Sungai Penuh.

Leni harus kehilangan uangnya hingga empat juta rupiah di rekening miliknya. Beberapa hari lalu, Leni ingin mengambil uangnya di ATM BRI yang berada di depan Mini Market Holla, di Jalan RE Marthadinata.  

Anehnya, saat dia bertransaksi uang yang diambilnya tidak keluar dari ATM, namun kartu ATM keluar. Setelah itu dirinya kembali melakukan transaksi, tak ayal kejadian yang sama kembali terjadi.

"Pertama saya tarik satu juta, meskipun mesin penghitung uang berbunyi seperti menghitung uang, namun uangnya tidak keluar dan kartunya keluar," sebut Leni, Minggu (13/5/2018).

Antara bingung dan tidak, Leni kembali menarik uangnya dengan jumlah yang sama. Namun, kondisi yang sama juga kembali. "Kebetulan saya tidak bawa HP, setelah saya sampai di rumah ada laporan transaksi satu juta sebanyak empat kali, jadi saya bingung, padahal tadi uangnya tidak keluar," ungkap Leni.

Dengan diantar suaminya, dirinya langsung menyampai dan melaporkan kepada BRI Sungai Penuh. "Jawaban orang BRI, memang dari rekening ibu, ada transaksi empat kali satu juta," ungkap dia.

Setelah menerima laporan, kata Leni, mungkin pihak BRI langsung mengecek ATM tersebut. "ATM yang dimana, biar kita cek," ungkap Leni, menyebutkan kalimat pegawai BRI.

Pengakuan Leni, saat ingin masuk ke mesin ATM, dia melihat dua pemuda menggunakan tas, yang duduk di atas Motor Vixion, dengan gerak-gerik mencurigakan, sambil mengamati aktivitas dia di ATM.

"Saya curiga, ATM nya sudah diakali, pasalnya terdengar ada penghitungan uang oleh mesin, namun uangnya tidak keluar," tutur dia.

Anehnya lagi, sebut dia, saat transaksi hanya dua kali, namun dalam laporannya, empat kali dengan angka yang sama.


Penulis: Dedi
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments