Jumat, 17 Agustus 2018

Sekda : Ciptakan Ramadan yang Aman dan Nyaman

Pemkot Jambi Gelar Rapat Persiapan Ramadan

Rabu, 16 Mei 2018 | 10:47:10 WIB


Sekda Kota Jambi, Budidaya
Sekda Kota Jambi, Budidaya / dok/metrojambi

JAMBI- Dalam menghadapi bulan Ramadan 1439 H, Pemerintah Kota Jambi kemarin (15/5) mengadakan rapat di aula Griya Mayang, rumah Dinas Walikota Jambi.

Dikatakan Sekda Kota Jambi, Budidaya,  dalam rapat yang juga dihadiri oleh Pemkot Jambi, MUI, pengusaha dan kepolisian disepakati beberapa hal.

Diantaranya  seluruh tempat hiburan seperti karaoke, panti pijat, diskotik dan pub harus tutup.

“Ini sudah merupakan komitmen kita bersama dan para pengusaha juga sudah menyetujui hal tersebut dan kita minta agar mereka bisa mengikuti peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga di sepakati khusus untuk Organisasi Masyarakat (Ormas) agar tidak bertindak sendiri.

Budidaya mencontohkan jika masyarakat atau Ormas ada yang mengetahui tempat hiburan yang melanggar atau terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, agar melapor kepada pemerintah dan pihak kepolisian.

Nantinya hal tersebut akan ditindaklanjuti oleh Pemerintah dan kepolisian.

“Dalam pengawasan tempat hiburan dan lainnya, kami minta Ormas tidak boleh melakukan tindakan sendiri seperti melakukan sweeping atau penutupan. Jika ada hal yang tidak diinginkan, agar segera melapor dan berkoordinasi dengan pemerintah dan Forkopimda. Hal ini juga sudah kita sepakati bersama bahwa kita ingin agar Ramadan ini menciptakan suasana yang nyaman dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Mukhlis, yang merupakan perwakilan dari MUI juga meminta pemilik warung makanan untuk menutup toko mereka dengan tirau selama bulan ramadan.  

Dirinya mencontohkan pada tahun lalu, beberapa PKL yang berjualan didalam pasar tidak menggunakan tirai penutup. Sehingga seluruh pembeli yang sedang makan terlihat jelas dari luar.

 “Berkaca dari tahun sebelumnya, kita juga minta ini jadi bahan evaluasi bahwa dagangan didalam pasar seperti bakso, mie ayam, tebu dan lainnya itu agar menutup warung mereka. Ini agar kita bisa sama sama menghormati mereka yang sedang berpuasa,” bebernya.

Sementara itu M. Fauzi, Pjs Walikota Jambi menambahkan bahwa bagi pengusaha tempat hiburan yang tidak mau mengikuti peraturan, maka Pemkot akan bertindak tegas. Pihak Satpol PP akan rutin menggelar pengawasan dan razia ke tem[at hiburan. “Jika terbukti masih buka, maka akan kita beri sanksi. Sanksi sendiri dimulai dari sanksi teguran, administrasi hingga penutupan tempat usaha,”tegasnya.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments