Kamis, 16 Agustus 2018

Erwan: Ada Uang Diketok, Tanpa Uang Tidak Diketok


Rabu, 16 Mei 2018 | 12:00:27 WIB


Mantan Plt Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik dan tiga pimpinan DPRD Provinsi Jambi saat menjadi saksi kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dengan terdakwa Supriyono, Rabu (16/5/2018)
Mantan Plt Sekda Provinsi Jambi Erwan Malik dan tiga pimpinan DPRD Provinsi Jambi saat menjadi saksi kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dengan terdakwa Supriyono, Rabu (16/5/2018) / Metrojambi.com

JAMBI - Mantan Plt Sekda Erwan Malik, mengatakan ada empat kali melakukan komunikasi dengan gubrrnur Jambi Zumi Zola. Dua kali melalui telepon dan dua kali bertemu langsung dengan gubernur.

"Dua kali itu bukan saya yang telepon gubernur, tapi gubernur yang menelepon saya," kata Erwan ketika ditanya jaksa KPK, saat menjadi saksi di persidangan kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dengan terdakwa Supriyono, Rabu (16/5/2018).

Dalam percakapan itu, Zola meminta Erwan agar menyiapkan bahan-bahan humas, untuk publikasi ke media massa. Namun setelah itu, Erwan melaporkan soal persiapan sidang paripurna pengesahaan APBD.

Salah satunya akan meminta jaminan  dari PDIP untuk hadir paripurna karena pada sidang di komisi III PDIP mengancam akan walk out.

"Makanya kita minta jaminan untuk hadir. Untuk komisi III tanggung jawab pimpinan," ujar Erwan.

"Apakah tidak ada cara lain atau lobi-lobi politik lain," tanya jaksa.

Erwan dengan tegas mengatakan tidak ada lobi politik lain. "Tidak ada lobi, pokoknya kalau ada uang diketok, kalau tidak ada uang tidak diketok," jawabnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments