Senin, 20 Agustus 2018

Nilai Ekspor Jambi Naik 64,34 Persen


Rabu, 06 Juni 2018 | 11:04:00 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Nilal ekspor komoditi asal Provinsi Jambi pada bulan April 2018 naik 64,34 persen dibanding bulan Maret, yaitu dari US$ 149,47 juta menjadi US$ 245,64 juta. Sedang impor Provinsi Jambi turun sebesar 9,38 persen dibanding bulan sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Jambi Dadang Hardiwan mengatakan, penyebab utama naiknya ekspor Provinsi Jambi bulan April 2018 adalah naiknya nilai ekspor pada kelompok pertambangan sebesar 222,26 persen sedangkan kelompok pertanian dan kelompok industri turun masing masing sebesar 19,85 persen dan sebesar 2,13 persen.

"Nilai ekspor sampai dengan April 2018 yaitu sebesar US$ 959,70 juta, ekspor Jambi periode yang sama tahun 2018 lebih tinggi dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2017 yaitu naik sebesar 5,82 persen," ungkapnya.

Menurutnya, kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi adalah kelompok pertambangan yaitu sebesar 57,78 persen, diikuti kelompok industri sebesar 36,40 persen, dan kelompok pertanian sebesar 5,82 persen.

"Penyumbang kontribusi terbesar dari kelompok pertambangan yaitu migas yang mencapai 51.71 persen. Sedangkan dari kelompok pertanian, komoditi pinang memilik sumbangan 4,80 persen," ujarnya.

Bila dirinci menurut komoditi, kelompok industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi mencapai 19,537 persen. Jika dilihat secara umum, nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada April ke beberapa negara utama mengalami peningkatan.

Ekspor Jambi yang mengalami peningkatan adalah ke Singapura, Malaysia, Jerman, Jepang, Amerika Serikat, India dan Korea Selatan. Sedangkan pergerakan turunnya nilai ekspor dapat diamati ke beberapa negara seperti Thailand, Perancis, Inggris,  China, Australia dan Taiwan.

"Sampai dengan April 2018 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya menunjukkan bahwa sebagian besar mengalami peningkatan, namun demikian ada beberapa transaksi ekspor dari berbagai negara mengalami penurunan pada ekspor ke Thailand,  China, Jepang dan Amerika Serikat," sebutnya.

Ia menjelaskan perkembangan ekspor tiga komoditi utama yang diekspor pada April 2018 yaitu komoditi Migas, komoditi karet dan olahannya serta komoditi batubara.

Ekspor terbesar adalah komoditi migas yang pada bulan ini diekspor ke Singapura. Komoditi karet dan olahannya terbanyak diekspor ke Amerika Serikat, Jepang dan China. Komoditi batu bara terbanyak diekspor ke India, Thailand dan Cina.

Sedangkan ekspor Jambi ke tiga negara utama berdasarkan komoditi yang diekspor pada April 2018. Jumlah ekspor ke tiga negara mencapai 64,34 persen dari total ekspor.

"Ekspor terbesar adalah ke negara Singapura sebesar 51,61 persen dengan komoditi utama yaitu komoditi Migas, komoditi pinang serta komoditi pulp dan kertas," katanya.

Kemudiaan ekspor ke Amerika sebesar 7,31 persen dengan komoditi utama adalah komoditi karet olahan, komoditi kopi,  teh dan rempah, serta komoditi pulp dan kertas.
"Sedangkan komoditi terbesar yang diekspor ke Jepang adalah komoditi karet olahan, komoditi minyak nabati, serta komoditi kayu lapis," lanjut Dadang.

Jika melihat ekspor Jambi melalui jalur pelabuhan di Jambi dan luar Jambi, Dadang menyebutkan pada bulan April 2018 melalui pelabuhan di Jambi sebesar US$ 97,31 juta dengan rincian komoditi asal Jambi US$ 92,51 juta dan komoditi yang berasal dari luar Jambi sebesar US$ 4,80 juta.

Sedangkan ekspor Provinsi Jambi yang melewati pelabuhan di luar Jambi mencapai 153,13 juta. "Total ekspor asal Jambi pada April 2018 yang melalui pelabuhan di Jambi sebesar 37,66 persen dan yang melalui pelabuhan luar Jambi sebesar 62,34 persen," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments