Selasa, 21 Agustus 2018

Sekda Imbau Masyarakat Cerdas Beli Kebutuhan Pokok

Pemprov Siap Intervensi Pasar Jika Terjadi Lonjakan Harga

Jumat, 08 Juni 2018 | 21:30:04 WIB


Sekda Provinsi Jambi M Dianto saat meninjau harga bahan pokok
Sekda Provinsi Jambi M Dianto saat meninjau harga bahan pokok / Istimewa

BUNGO - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dalam membeli barang-barang kebutuhan pokok. Hal tersebut disampaikan Sekda saat Meninjau Harga Bahan Pokok di Pasar Muaro Bungo dan Swalayan Buana Bungo, Jumat (08/06).

Selaku Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Jambi, Sekda melakukan peninjauan harga bahan pokok di Kabupaten Bungo dalam rangka bulan suci Ramadhan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Didampingi Bupati Bungo dan Wakil Bupati Bungo, Sekda meninjau Pasar Muaro Bungo dilanjutkan dengan peninjauan Rumah Potong Hewan (RPH) Muaro Bungo dan berakhir di Swalayan Buana Bungo.

Peninjauan lapangan harga bahan kebutuhan pokok oleh Satgas Pangan Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kabupaten Bungo dan instansi terkait ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung harga-harga komoditi bahan pokok pada saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, dengan harapan harga bahan pokok relatif stabil dan kalaupun terjadi kenaikan harga, kenaikan harga tersebut masih cukup wajar. Sekda menegaskan, jika terjadi lonjakan harga atau kenaikan harga yang signifikan, maka Pemerintah Provinsi Jambi bekerjasama dengan Bulog siap melakukan intervensi pasar. Kebijakan dan langkah tersebut dipersiapkan dengan tujuan untuk membantu masyarakat supaya bisa merayakan Idul Fitri dengan kondisi yang relatif kondusif.

"Saya mengimbau masyarakat untuk lebih cerdas dalam membeli kebutuhan pokok, terutama dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri, seperti yang telah disosialisasikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi. Jangan sampai ketika menemukan barang yang dibutuhkan langsung membeli, tetapi harus ada pembanding harga dari 2 atau 3 toko lainnya untuk bisa dibeli dengan harga yang termurah," ujar Sekda.

Sekda menerangkan, seperti yang terjadi di Pasar Muaro Bungo tadi, harga daging ayam yang bagian depan ada yang 35 ribu per Kg, tetapi bagian dalam ada yang masih 30 ribu bahkan 28 ribu per Kg. Begitupun dengan harga cabai di sekitaran harga 20 ribu sampai 28 ribu per Kg-nya.

"Saya ingatkan sekali lagi kepada masyarakat untuk lebih cerdas, apalagi kita berbelanja di pasar tradisional yang harganya masih bisa ditawar. Jadi, negosiasi antara penjual dan pembeli memang sangat dibutuhkan untuk mendapatkan harga terbaik dalam membeli kebutuhan pokok ini," terang Sekda.

Lebih lanjut, Sekda menjelaskan, beberapa komoditi bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam bulan suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri pada tahun ini masih relatif stabil dari sejak awal Ramadhan sampai dengan hari ini. Contohnya harga daging sapi masih berkisar di angka Rp120 sampai 130 ribu perkilonya.

"Bapak Bupati tadi sudah mengatakan, untuk daging sapi di wilayah Bungo ada jaminan dari pemasok, harganya tetap stabil dan tidak ada kenaikan yang cukup signifikan. Jika nanti ada kenaikan yang signifikan, dari pihak Bulog sudah menyiapkan daging beku berupa daging kerbau dengan harga kisaran Rp90 ribu sampai 100 ribu perkilonya, yang nantinya bisa menjadikan intervensi pasar," jelas Sekda.

Sekda mengemukakan, begitupun dengan komoditi lainnya seperti cabai merah, cabai rawit dan bawang, harganya masih relatif stabil. Tim Satgas Pangan Provinsi Jambi sudah meninjau harga kebutuhan pokok di beberapa kabupaten/kota Se Provinsi Jambi dan semua kebutuhan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat dalam rangka bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini sampai saat ini masih relatif stabil.

"Jika nanti ada kenaikan harga yang sangat signifikan, Pemerintah Provinsi Jambi bisa melakukan intervensi pasar dengan melakukan operasi pasar bersama Bulog Provinsi Jambi dan produsen komoditi lainnya. Ada 5 komiditi yang nantinya bisa dilakukan operasi pasar yaitu, daging beku, minyak sayur, beras, tepung terigu, dan gula pasir," ungkap Sekda.

"Alhamdulillah, kita sudah ada jaminan dari Kepala Bulog Provinsi Jambi untuk melakukan intervensi pasar jika nanti ada kenaikan harga yang signifikan. Pemerintah Provinsi Jambi meminta Bulog bisa memainkan perannya jika nanti ada kenaikan harga dengan melakukan operasi pasar," lanjut Sekda.

Sekda juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Satgas Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota, karena sejak sebelum bulan suci Ramadhan telah melakukan peninjauan harga ke pasar-pasar, sehingga sampai saat ini bisa mengawal harga komoditi yang diperlukan oleh masyarakat sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.


Penulis: Sharly
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments