Selasa, 21 Agustus 2018

Jelang Lebaran, Harga Emas Turun


Minggu, 10 Juni 2018 | 10:40:44 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Tingkat penjualan perhiasan jenis emas dabn perak, mengalami penurunan sejak awal Ramadhan hingga menjelang hari raya Idul Fitri 1439 H. Di sejumlah toko emas di Provinsi Jambi penjualan pedagang emas cenderung sepi dan belum mengalami peningkatan yang signifikan.

Selain penjualan yang sepi, penurunan harga emas juga disebabkan pengaruh dolar yang melemah dan rupiah menguat di angka Rp 13.830 dibanding awal Ramadan lalu yang mencapai angka Rp 14.200.

Akibat penurunan ini, transaksi yang ada di toko emas justru lebih banyak membeli, karena masyarakat Jambi memilih menjual logam mulia mereka, baik berupa emas batangan atau perhiasan.

Andra, owner toko Mas Sumatera mengatakan, kurangnya minat masyarakat membeli emas dikarenakan bertepatan dengan tahun ajaran baru anak sekolah.

Hal tersebut menyebabkan penurunan penjualan di toko Mas Sumatera miliknya hingga mencapai 20 persen dibandingkan biasanya.

‘’Penurunan penjualan disebabkan masyarakat lebih memilih kebutuhan pokok dibandingkan emas yang hanya untuk investasi,’’ ujarnya.

Masyarakat mengutamakan untuk membeli peralatan lebaran dulu seperti makanan hingga pakaian hari raya.

"Tapi daya ekonomi Jambi masih cukup stabil dan bagus, kita optimis mendekati H-5 lebaran penjualan emas kembali merangkak naik. Biasanya di akhir–akhir puasa, atau dekat lebaran baru mulai terasa peningkatan penjualan,” jelas pemiilik toko emas yang beralamat di kawasan pasar istana anak-anak Jalan Dr Wahidin nomor 49 A, Pasar Jambi ini.

Saat ini, harga emas satu suku logam mulia turun menjadi Rp 3.850.000 dari sebelumnya mencapai Rp 3.950.000. Harga emas 70 persen turun menjadi Rp 380 ribu pergram dari sebelumnya Rp 400 dan emas 75 persen yang sebelumnya seharga Rp 450 ribu pergram sekarang menjadi Rp 430 ribu.

"Emas logam mulia pergramnya turun Rp 12 ribu dari harga sebelumnya mencapai Rp 588 ribu pergram menjadi Rp 576 ribu per gram," katanya.


Penulis: Cr6
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments