Rabu, 26 September 2018

Ranperda Inisiatif DPRD Diapresiasi Pemprov


Rabu, 04 Juli 2018 | 11:47:26 WIB


Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Chumadi Zaidi dan Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar saat sidang paripurna, kemarin.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Chumadi Zaidi dan Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar saat sidang paripurna, kemarin. / Sharly Apriyanti

JAMBI – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang menjadi inisiatif DPRD Provinsi Jambi kembali diparipurnakan, Selasa (3/7/18) kemarin. Agenda paripurna tersebut mendengarkan tanggapan pemerintah atas tiga Ranperda yang diusulkan DPRD Provinsi Jambi.

Dalam paripurna itu, Pemerintah Provinsi Jambi memberikan apresiasi dan mendukung terbentuknya tiga Ranperda inisiatif DPRD tersebut menjadi Perda. Apresiasi itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar, saat menghadiri sidang tersebut.

Tiga Ranperda itu yakni Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Ranperda tentang Pengelolaan Mineral dan Batubara dan Ranperda tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Tenaga Kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar dalam penyampaiannya berterima kasih kepada DPRD Provinsi Jambi atas niat positif dan kerja keras para anggota DPRD Provinsi Jambi sehingga tiga Ranperda Inisiatif dapat tersusun.  

"Saya memberikan apresiasi kepada DPRD Provinsi Jambi atas tersusunnya tiga Ranperda Inisiatif tersebut," kata Fachrori.

Menurutnya, Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah adalah unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif dan efisien, karena aset daerah merupakan sumber daya yang memiliki potensi ekonomi bagi Pemda. Sebab itu Pemda harus mampu dan mengelola aset daerah agar bisa menciptakan aset yang bermanfaat.

"Untuk itu terkait Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah ini sangat penting sekali bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk menjaga dan mengelola barang milik daerah dengan baik, sebagai penunjang dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah," katanya.

Kemudian Ranperda tentang Pengelolaan Mineral dan Batu Bara dibutuhkan dalam rangka menciptakan keselarasan pembangunan sumber daya alam pertambangan, di tengah maraknya permasalahan yang disebabkan dari kegiatan pertambangan mineral dan batubara di Provinsi Jambi.

"Ranperda ini sangat mendesak untuk segera disusun, karena melalui pengaturan mineral dan batubara ini kita harapkan membawa dampak positif bagi lingkungan, perekonomian daerah, serta kehidupan masyarakat di Provinsi Jambi," jelasnya.

Sementara Ranperda tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Tenaga Kesehatan di Provinsi Jambi katanya juga sangat dibutuhkan untuk mengembangkan dan memberdayakan tenaga kesehatan.

"Karena saat ini rasio antara tenaga kesehatan khususnya dokter umum dengan jumlah Puskesmas atau pun jumlah penduduk, belum merata di seluruh kabupaten/kota," ujarnya.

Fachrori juga mengharapkan Ranperda tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Tenaga Kesehatan itu ke depannya bisa dijadikan pedoman untuk mewujudkan tenaga kesehatan yang merata dan profesional, demi tercapainya pembangunan kesehatan berkelanjutan dan optimal di Provinsi Jambi.


Penulis: Sharly Apriyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments