Minggu, 9 Agustus 2020

Program Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar Diperluas

Tanoto Foundation Targetkan Tingkatkan Mutu Sekolah 3,5 Juta Siswa

Senin, 02 Juli 2018 | 10:52:41 WIB


Tanoto Foundation
Tanoto Foundation / Jainal Abidin

JAMBI – Tanoto Foundation melalui program Pelita Pendidikan akan memperluas dukungan untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar di Indonesia.

Dalam lima tahun ke depan (2018-2023), Tanoto Foundation akan mengembangkan model praktik yang baik dilebih dari 800 SD/MI dan SMP/MTs di lima provinsi dan menargetkan diseminasi program Pelita Pendidikan di 12.000 sekolah dan madrasah.

“Sejak tahun 2010, kami telah mengembangkan program Pelita Pendidikan di Provinsi Sumatra Utara, Riau, dan Jambi untuk mendukung program nasional dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar. Mulai tahun 2018, programnya diperluas di Jawa Tengah dan Kalimantan Timur yang diharapkan memberi manfaat untuk 3,5 juta siswa dalam lima tahun ke depan,” kata Sihol P Aritonang, Head of Tanoto Foundation.

Program Pelita Pendidikan akan bermitra dengan Kemendikbud, Kemenag, Kemenristekdikti, dan pemerintah daerah di lima provinsi.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad, PhD, mengapresiasi rencana perluasan program Tanoto Foundation.
“Program ini juga akan bekerjasama langsung dengan pemerintah kabupaten dan kota. Saya mendorong Bupati dan DPRD mendukung serta mendiseminasikan program ini,” kata Hamid setelah mencermati paparan rencana program Pelita Pendidikan dari Direktur Program Pelita
Pendidikan, Stuart Weston beberapa waktu lalu.

Dalam menjalankan programnya, Pelita Pendidikan akan menggunakan pendekatan sekolah secara menyeluruh (whole school development).
Semua unsur sekolah akan dilibatkan, yaitu guru, kepala sekolah, masyarakat, dan siswa, serta mengembangkan praktik-praktik pendidikan yang baik dalam pembelajaran, manajemen sekolah, partisipasi masyarakat, dan meningkatkan kemampuan literasi siswa.

Dukung LPTK Persiapkan Calon Guru Profesional untuk mendukung penyiapan calon-calon guru profesional, Tanoto Foundation juga akan menggandeng 10 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang berada di bawah koordinasi Kemenristekdikti dan Kemenag.
Programnya secara khusus mendukung peningkatan kualitas pendidikan guru pra dan dalam jabatan melalui program yang lebih menekankan pada praktik.

Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Prof Intan Ahmad dan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Prof Kamaruddin Amin pada kesempatan terpisah memberikan dukungan untuk pelaksanaan program Pelita Pendidikan.

“Saya sudah lama mengetahui kontribusi Tanoto Foundation dalam pendidikan di Indonesia. Ditjen Belmawa dengan hati dan tangan terbuka menyambut baik tawaran kerjasama dari Tanoto Foundation. Integrasi LPTK dengan sekolah sangat penting dan sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar,” tukas Prof Intan Ahmad di ruang kerjanya.

Sementara Prof Kamaruddin Amin menyebut, kemitraan dengan Tanoto Foundation akan dimanfaatkan untuk membuat terobosan-terobosan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah dan LPTK.

Saat ini tim Pelita Pendidikan Tanoto Foundation juga tengah berkomunikasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan LPTK mitra terkait rencana implementasi program yang akan diluncurkan di Jakarta Agustus 2018 mendatang.

“Kita patut menghargai kepedulian Tanoto Foundation terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan yang dilakukan sejak tahun 2010 di Jambi, yang semakin diperbaharui serta merambah hingga tingkat sekolah menengah pertama dan LPTK. Pendidikan kita tidaklah ketinggalan, hanya saja kita yang terlambat menciptakan pembaharuan,” ucap Sofyan, Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jambi.

Pada tahun pertama program Pelita Pendidikan akan bermitra dengan 14 kabupaten/kota dan bertambah menjadi 30 kabupaten/kota pada tahun kedua.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments