Selasa, 23 Oktober 2018

Saksi Zainal-Arsal Tolak Tandatangani Hasil Pleno KPU Kerinci, Ini Alasannya...


Kamis, 05 Juli 2018 | 21:34:14 WIB


Pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilkada Kerinci yang digelar KPU Kabupaten Kerinci, Kamis (4/7)
Pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilkada Kerinci yang digelar KPU Kabupaten Kerinci, Kamis (4/7) / metrojambi.com

KERINCI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kerinci, Kamis (5/7), telah selesai menggelar pleno hasil perhitungan suara Pilkada Kerinci 2018. Berdasarkan hasil pleno tersebut, pasangan nomor urut 2 Adirozal-Ami Taher tetap unggul dengan perolehan 55.597 suara atau 37,5 persen.

Di urutan kedua adalah pasangan nomor urut 3 Zainal Abidin-Arsal Apri dengan perolehan 49.992 suara atau 33,7 persen. Kemudian pasangan nomor urut 1 Monadi-Edison dengan perolehan 42.683 suara atau 28,8 persen.

Dengan selesainya pleno perhitungan suara tersebut, maka pemenang Pilkada Kerinci 2018 sudah diketahui. Jika tidak ada halangan, maka pasangan Adirozal-Ami Taher akan ditetapkan sebagai pemenang.

Hanya saja, saksi dari pasangan Zainal Abidin-Arsal Apri yang hadir menolak untuk menandatangani berita acara hasil pleno KPU Kabupaten Kerinci tersebut. Mereka menolak tanda tangan dengan alasan tidak menerima hasil pleno tersebut.

Heri Zaldi, salah seorang tim pemenangan Zainal-Arsal saat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya sangat keberatan dengan proses dan hasil pleno KPU Kerinci. Menurut Heri, keberatan yang mereka sampaikan saat pleno tidak ditanggapi, hanya diarahkan ke Panwaslu Kerinci.

Heri mengklaim pihaknya menemukan banyak pelanggaran terkait pelaksanaan Pilkada Kerinci 2018. Dikatakan Heri, pelanggaran-pelanggaran yang mereka temukan tersebut berpengaruh terhadap hasil perolehan suara.

“Di Keliling Danau banyak temuan tidak dibahas dengan alasan tidak mempengaruhi hasil. Padahal C1 pleno hilang dan kotak rusak. Itu merupakan temuan yang harus diselesaikan. Kemudian ada desa yang pending pada saat pleno tingkat PPK, akan tetapi tahu-tahu sudah ada hasilnya. Artinya sudah ada rekap tanpa dibahas,” beber Heri.

Lebih lanjut Heri mengatakan, pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah terkait hal ini. “Kita akan tindaklanjuti hal ini hingga tuntas,” pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments