Rabu, 26 September 2018

Disdik Akomodir Tuntutan Orangtua Siswa

Terima Siswa Luar Kota yang Bersekolah di Kota Jambi

Jumat, 06 Juli 2018 | 14:02:07 WIB


Kepala Disdik Provinsi Jambi, Agus Herianto
Kepala Disdik Provinsi Jambi, Agus Herianto / dok/metrojambi

JAMBI – Permasalahan yang terjadi dalam proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, langsung ditanggapi Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi.

Beberapa waktu lalu, beberapa orangtua siswa melakukan aksi protes ke Disdik terkait sulitnya mendaftar, karena zonasi wilayah dan terganjal Kartu Keluarga (KK) yang berada di luar Kota Jambi.

Kepala Disdik Provinsi Jambi, Agus Herianto mengatakan, permasalahan ini pemicuanya adalah, kurangnya informasi yang diterima masyarakat. Sebab, mekanisme PPDB tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu menggunakan sistem zonasi dan dilakukan secara online.

"Kalau tahun lalu, calon siswa bebas memilih sekolah, kalau sekarang harus berdasarkan zona dimana dia tinggal," jelasnya, Kamis (5/7) kemarin.

Agus menyebutkan, persyaratan masuk sekolah untuk tahun ini, harus menunjukan KK. Ini sesuai aturan dan Juknis yang disebutkan dalam point 4 romawi PPDB. Tetapi satuan pendidikan tidak mewajibkan KK dilegalisir."Hal ini sudah disampaikan ke sekolah- sekolah untuk tidak meminta KK yang dilegalisir," imbuhnya.

Selain itu, masalah zonasi juga menjadi permasalahkan di masyarakat, sebab alumni SMP sederajat di Kota Jambi tidak sesuai dan tidak sebanding dengan daya tampung SMA di Kota Jambi.

"Keluaran SMP 11 ribuan, sementara daya tampung SMA hanya 4 ribuan," ujarnya.

Menanggapi keluhan orangtua siswa yang anaknya sudah bersekolah SMP di kota namun tinggal di perbatasan atau luar kota, Disdik sudah mengakomodir mereka tetap bisa mendaftar di SMA negeri sesuai zonasi tempat tinggal. "Harus melampirkan surat keterangan domisili dari Ketua RT setempat," katanya.

"Begitupula calon siswa yang selama ini menumpang dan bersekolah di Kota Jambi, harus menyertakan surat keterangan domisili Ketua RT setempat," katanya lagi.


Penulis: Jainal Abidin
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments