Rabu, 21 Agustus 2019

Harga Karet dan Sawit Anjlok, Sejumlah Warga Terbantu Dengan Berjualan Durian


Jumat, 06 Juli 2018 | 22:45:33 WIB


ilustrasi
ilustrasi / metrojambi.com

MUARATEBO - Pasca lebaran sepertinya menjadi berkah bagi warga Tebo. Warga yang memiliki kebun durian kini tengah menikmati keuntungan yang berlimpah. Tak heran momen seperti ini dimanfaatkan oleh warga untuk menggelar lapak dagangan. Sedikitnya tiap sudut ada ratusan lapak di sisi jalan Muara Tebo.

Terlebih bagi warga yang selama ini mengandalkan pendapatan dari hasil berkebun sawit dan karet. Karena harga dua komoditi itu belakangan sedang anjlok, mereka sangat terbantu sekali dengan hasil berjualan durian.

"Sudah seminggu kami dagang durian disini bang. Alhamdulilah setiap buka lapak dagangan kami habis," ungkap Andi, pedagang durian yang setiap harinya mangkal di depan RSUD Tebo.

Andi mengakui, keuntungan dari menjual durian rata rata mencapai Rp 200 ribu perharinya. Sementara itu selain durian miliknya, ia juga harus membeli dari beberapa warga pemilik kebun durian.

"Yang punya sendiri ada, paling tambahan kita beli juga dengan petani," ujar Andi, Jumat (6/7).

Harga jualnya sendiri, kata Andi, bervariasi tergantung besar dan kecil buah. "Harga per buah kisaran Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu," katanya.

Wahyudi, pedagang lainnya, mengamini jika tahun ini setiap desa yang ada di Tebo pasti memiliki pohon durian. Sudah bisa dipastikan warga yang punya pohon durian pasti berbuah.
Dia juga bersyukur kendati aktivitas musiman ini tak selalu ada, minimal kebutuhan ia dan keluarga terbantu.

"Alhamdulilah bisa untuk nambah-nambah kebutuhan dapur bang," seru Wahyudi.

Apalagi, lanjut dia, kondisi ekonomi saat ini tengah sulit akibat imbas anjloknya beragam harga komodoti perkebunan seperti karet dan sawit. "Harga karet dan sawit sekarang masih rendah bang," katanya.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Herri Novealdi



comments