Selasa, 20 November 2018

Sertifikat Rumah Tak Keluar, Warga Datangi Kantor BTN


Rabu, 15 Agustus 2018 | 21:18:23 WIB


Warga Perumahan Aurduri Permai saat menggelar demo di kantor BTN Jambi, menuntut kejelasan sertifikat rumah mereka
Warga Perumahan Aurduri Permai saat menggelar demo di kantor BTN Jambi, menuntut kejelasan sertifikat rumah mereka / metrojambi.com

JAMBI - Warga Perumahan Aurduri Permai, Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) Kabupaten Muarojambi, Rabu (15/8), menggelar aksi demo di kantor Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Jambi. Warga yang didominasi ibu-ibu itu menggelar aksi demo lantaran sertifikat rumah mereka tak kunjung jadi meski pembayaran kredit rumah telah selesai dilakukan.

Sumartin Purba selaku koordinator aksi mengatakan, warga sudah mengangsur pembayaran kredit sekitar 10 sampai 17 tahun. Namun sampai saat ini, kata Sumartin, sertifikat rumah tidak ada kejelasan.

“Di perumahan tersebut terdapat empat RT (rukun tetangga), dengan lebih kurang 500 KK (kepala keluarga). Sekitar 200 rumah yang tidak memiliki sertifikat,” kata Sumartin saat dikonfirmasi.

“Sudah akad kredit dan sudah lunas, tidak ada sertifikat. Begitu juga dengan pembelian cash,” ujarnya lagi.

Namun anehnya, lanjut Sumartin, rumah nomor 12 ada sertifikat sedangkan nomor 13 tidak ada. Tetapi di nomor 14 punya sertifikat. “Nah sedangkan janji mereka, setelah nasabah melunasi kewajibannya, maka sertifikat diberikan," ujarnya lagi.

Sementara itu warga lainnya mengatakan, mereka sudah sering mendatangi kantor BTN untuk menanyakan kejelasan sertifikat rumah mereka. Namun warga mengatakan pihak bank beralasan sertifikat hilang.

“Kami tidak terima lagi dengan alasan-asalan yang diberikan. Kami minta kejelasan sertifikat kami,” kata warga.

Sementara itu, setelah dilakukan mediasi, warga dan pihak BTN sepakat membuat perjanjian. Isi perjanjiannya, yakni menyebutkan bahwa permasalahan sertifikat akan diselesaikan dalam waktu 2,5 bulan ke depan. Jika tidak dipenuhi maka diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku sesuai kesepakatan bersama pihak kepolisian.

“Sesuai isi perjanjian, sertifikat akan segera diselesaikan dan akan mengganti sertifikat yang hilang dalam jangka waktu dua setengah bulan. Dimohon warga untuk saling mengingatkan kembali perihal ini, jadi selama proses disiapkannya sertifikat, warga tidak ada lakukan pembayaran sepeser pun," Kata Wisnu, kepala BTN Jambi.


Penulis: Cr6
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments