Rabu, 7 Desember 2022

Masih Ada Proyek Belum Dilelang, Diprediksi Tak Bakal Terlaksana

Minggu, 08 Juli 2018 | 22:01:05 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Sebagian pekerjaan proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi diperkirakan tidak bisa terlaksana. Dikarenakan beberapa proyek belum dilelang serta mepetnya waktu pengerjaan proyek.

Harry Andria, Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut dikarenakan permasalahan hibah yang belum ditandatangani pada 2017.

"Kita ada 259 paket pekerjaan, dan di dalamnya yang bermasalah. Karena ada 54 belum ditandatangani sekda terdahulu pada 2017," sebutnya, Minggu (8/7).

Nantinya untuk meminimalisir kerugian, dikatakan Harry, pihak Dinas PUPR Provinsi Jambi  akan berusaha menyelesaikan pada APBD perubahan. Walaupun di dalamnya ada proyek yang memang tidak bisa terlaksana.

"Sedangkan untuk 50 persen sudah kontrak, terutama pengerjaan di Bina Marga sudah mulai," sebutnya.

Untuk proyek yang tidak bisa dijalankan, Harry menyebut, terdapat beberapa penyelesaian. Seperti uang yang akan dihibahkan kepada penerima hibah. Tetapi, dirinya memberikan pengecualian untuk proyek-proyek yang bisa dikerjakan dalam waktu pendek tetap bisa dilaksanakan.

"Untuk pekerjaan jalan lingkungan,  yang kecil-kecil bisa kita kerjakan dalam jangka dua bulan, dan untuk saat ini proses itu sedang diinventarisir di Bakeuda," katanya.

Bahkan untuk proses pekerjaan yang baru berjalan 50 persen, di Provinsi Jambi Harry menyebut sudah ada  yang memberikan uang muka. "Seperti untuk pengerjaan pada sumber daya air sudah dicairkan uang muka, progresnya sudah bagus," ucapnya.

Sementara terkhusus untuk pengerjaan fly over Simpang Mayang, Harry menjelaskan proses lelangnya bisa saja tidak dilakukan pada tahun ini. Dikarenakan merupakan proyek multiyears.

"Untuk fly over masih Analisis Dampak Lalu Lintas (Amdal Lalin), pengerjaannya tahun jamak, jadi tidak apa dilelang pada akhir tahun," pungkasnya.


Penulis: Sharly
Editor: Herri Novealdi



comments