Rabu, 28 September 2022

SAH Minta Jangan Ada Pelonco dan Bully di Minggu Pertama Sekolah

Selasa, 17 Juli 2018 | 08:49:09 WIB


Sutan Adil Hendra saat berdialog dengan orang tua yang mengantar anaknya pada hari pertama sekolah
Sutan Adil Hendra saat berdialog dengan orang tua yang mengantar anaknya pada hari pertama sekolah / metrojambi.com

JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, Sutan Adil Hendra (SAH), meminta jangan ada praktik perpeloncoan dan bully di Minggu pertama sekolah. Permintaan tersebut ia sampaikan dalam menyambut tahun ajaran baru, Senin (16/7), di Jambi.

Menurut SAH, meski masa orientasi siswa (MOS) tergolong kegiatan yang positif, namun tidak jarang pada praktiknya sering dijadikan ajang pereploncoan dari siswa-siswi yang lebih senior.

"Saya memandang kegiatan MOS sebagai kegiatan yang positif, karena bisa memberi siswa baru pengenalan lingkungan secara lebih baik, namun jika tidak diawasi masa perkenalan ini justru menjadi ajang perpeloncoan atau praktik bullying terhadap siswa atau murid baru,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, SAH mengingatkan Dinas Pendidikan di daerah lebih ketat untuk mengawasi kegiatan masa orientasi di sekolah, tetap perlu pendampingan, perlu kreasi yang memungkinkan interaksi positif antara murid senior dan juniornya.

“Permintaan pengawasan ini sesungguhnya tidaklah berlebihan jika mengingat beberapa praktik kekerasan yang terjadi selama masa orientasi beberapa tahun silam di beberapa sekolah, dimana waktu itu sempat terjadi pemukulan, kekerasan dan keributan di sekolah, akibat kegiatan MOS yang tidak terkontrol,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, pernyataan tersebut sesungguhnya juga merupakan peringatan bagi semua pihak untuk lebih saling menjaga hakikat masa orientasi sekolah sebagai sarana pembelajaran yang edukatif berbasis lingkungan. “Bukan justru menjadi ajang kekerasan yang tidak mencerminkan nilai dan semangat pendidikan," tandasnya.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments