Senin, 26 Agustus 2019

Politik Candu VOC Dalam Melemahkan Kesultanan Jambi (1)


Sabtu, 21 Juli 2018 | 13:41:05 WIB


/

Oleh: M Ali Surakhman *)

Candu Sebelum Kedatangan Bangsa Eropa

SEBELUM kedatangan orang Eropa di Asia, opium sudah menjadi barang utama untuk komoditi perdagangan. Opium pada awalnya berkembang di Mediterania Timur lalu menyebar ke daratan Asia kecil.

Pada awalnya opium digunakan untuk bahan obat-obatan. Pada abad ke-8 M Cina, sudah menggunakan opium buat keperluan medis. Pada saat itu opium hanya beredar dan dikonsumsi oleh kalangan kerajaan dan bangsawan.

Antara 1605 dan 1608, Cornelis Matelief dalam jurnalnya selama tinggal di Ternate (Maluku) tahun 1607 dan Pulau Bali,  dia menjumpai penduduknya dan bangsawan yang menggunakan candu  dan dalam transkrip lama dari Pulau Bali, mengisahkan raja-raja Bali dan bangsawan yang punya kesenangan menyabung ayam dan bertaruh untuk opium. Dan peserta sabung ayam yang kalah dan berhutang banyak dijadikan budak dan kadangkala ditukar dengan opium.

Afonso de Albuquerque, viceroy Portugis, mengirim surat kepada raja Portugis, dari India tahun 1513 untuk menabur semua ladang Portugas dengan biji opium dan hasilnya untuk diekspor ke India.

Persaingan dagang opium sangatlah ketat di India. Perdagangan Arab, Persia, dan Cina sangatlah kuat. Kemudian Portugis mengenalkan pipa dalam  cara mengkonsumsi opium, yang membuat opium yang semula sebagai produk mewah dan mahal, menjadi  produk massal.

Penulis: M Ali Surakhman *)
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments