Senin, 18 November 2019

Politik Candu VOC Dalam Melemahkan Kesultanan Jambi (2)


Sabtu, 21 Juli 2018 | 13:55:39 WIB


/

Jika ada orang Jambi menjual lada kepada selain VOC, baik itu pejabat, pembesar kerajaan atau rakyat biasa, bila ketahuan ladanya dirampas, separuh diserahkan kepada sultan dan separuhnya lagi kepada kompeni.

Kontrak 20 Agustus 1683 antara sultan Jambi dengan VOC tentang pembaharuan kontrak 6 Juli 1643 antara Pangeran Dipati Anom dengan komisaris Pieter Soury mengenai perdagangan lada. Kontrak 21 Oktober 1721 antara Sultan Astra Ingalaga dengan VOC (isinya tidak dapat dibaca lagi karena arsipnya rusak).

Akte perjanjian 12 Juni 1756 antara Sultan Ingalaga dengan VOC berisi kebebasan kepada kompeni berdagang di Jambi.

Menurut pemerhati dan pakar sejarah Jambi Via Dicky, Sultan Astra Ingalanga kabarnya pecandu berat. Sehingga dapat julukan belum tengah hari belum  bangun. Sultan Astra Ingalaga alias Sultan Abdul Muhyi, bapak Kiai Gede dan Sri Maharaja Batu.

Penulis: M Ali Surakhman *)
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments