Selasa, 15 Oktober 2019

Politik Candu VOC Dalam Melemahkan Kesultanan Jambi (2)


Sabtu, 21 Juli 2018 | 13:55:39 WIB


/

Kemudian menurut Via Dicky, Kiai Gede dianggap durhaka dengan bapaknya karena menyebabkan Abdul Muhyi ditangkap Belanda. Namun sebenarnya Kiai Gede menasihati dan melarang ayahnya memakai candu. Bukankah Kiai Gede adalah raja jambi yang keislaman nya lebih baik dari yang dahulunya dan yang setelahnya.

Pada tahun 1760 terjadi pertikaian kekerasan antara VOC dan Sultan Jambi dan Belanda memblokade  pantai timur Sumatra atas semua pelabuhan. Dan terjadilah puncak perlawanan masyarakat Jambi terhadap penjajah Belanda.

Dari fakta sejarah di atas mengingatkan kita pada generasi sekarang bahwa hancurnya suatu bangsa bukan hanya oleh peperangan besar dan kekuatan senjata, namun lebih sangat berbahaya adalah hancurnya moral dengan pelemahan karakter generasinya.

Salah satunya adalah candu. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang punya generasi muda yang tangguh akan karakternya, dan kuat akan keyakinannya terhadap Sang Pencipta, dan sadar akan sejarah bangsanya, serta tidak mengulangi kesalahan sejarah masa lalu. (***/Selesai)


*) Penulis pernah sebagai Asisstant Research Dept. Antropology Yale University dan kerjasama research dengan Faculty Sciences and Arts Rijk Universiteit Leiden.


Penulis: M Ali Surakhman *)
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments