Jumat, 30 Oktober 2020

Pemuda Nippon Raya, Cikal Bakal Prajurit Berani Mati Kerinci (1)


Sabtu, 04 Agustus 2018 | 10:33:50 WIB


/ istimewa/Nippon culture library


Pembentukan Organisasi-Organisasi Militer dan Semi Militer

1.Heiho (Oktober 1943)
Guna mempertahankan kedudukannya di Indonesia, Jepang memerlukan tenaga-tenaga Indonesia sebagai pembantu dalam ketentaraannya, yakni Heiho. Untuk itu mereka melakukan beberapa jalan mengumpulkan pemuda-pemuda Indonesia untuk dijadikan anggota Heiho sebagai pembantu tentara. Dari daerah Kerinci juga terdapat beratus-ratus pemuda yang mendaftarkan diri sebagai calon Heiho, yang dilatih di Padang dan setelah itu dikirim ke berbagai tempat di seluruh Indonesia, bahkan ada yang dikirim ke luar negeri seperti ke Thailand, Filipina, Burma dan lain-lain.

2.Gyu Gun (Oktober 1943)

Di samping Heiho, pemerintah militer Jepang juga membangun Laskar Rakyat yang dinamai Gyu Gun. Setelah Khatib Sulaiman dibebaskan oleh Jepang, dia diberi tugas lain. Jepang ternyata masih membutuhkan pemimpin ini dalam menjalankan gagasannya mendirikan Gyu Gun.

Di samping Khatib Sulaiman, juga dipilih Ahmad Dt. Simarajo dari golongan adat. Mahmud Yunus dari golongan alim ulama. Ini untuk memimpin badan yang dinamakan Gyu Gun Ko En Kai dengan ketuanya Khatib Sulaiman.

Di daerah Kerinci pada masa Jepang itu didirikan pula Gyu Gun Ko En Kai (Kantor Penyelenggara Laskar Rakyat) yang diketuai oleh H. Adnan Thaib dengan anggota H.A. Rahman Dayah, H. Ridwan, H. Muktaruddin, H. Mohd. Zen dan H. Djanan Thaib Bakri.

Badan ini telah berhasil mendaftarkan beberapa orang pemuda untuk dilatih sebagai perwira dan bintara. Untuk calon perwira diambil dari pemuda yang mempunyai pendidikan menengah. Tahap pertama Gyu Gun Ko En Kai Kerinci diikuti oleh A. Thalib dan A. Karim,  yang dididik menjadi calon perwira dan bintara di Padang.

Kedua pemuda tersebut dilepas oleh ratusan rakyat Kerinci di gedung Bioskop Sinema Theater Sungai Penuh dan kemudian diarak keliling kota Sungai Penuh. Beberapa hari setelah itu, kedua pemuda tersebut berangkat ke Padang untuk mendapat pendidikan dan latihan militer selama 4 bulan.

Penulis: Ali Surakhman
Editor: Ikbal Ferdiyal/Herri Novealdi
Sumber: - Perjuangan Rakyat Kerinci, Alimin Dpt - Arsip Nasional Korp Veteran RI


comments