Jumat, 30 Oktober 2020

Pemuda Nippon Raya, Cikal Bakal Prajurit Berani Mati Kerinci (1)


Sabtu, 04 Agustus 2018 | 10:33:50 WIB


/ istimewa/Nippon culture library


Rombongan ini sudah 10 hari dalam hutan, persiapan makanan mereka sudah habis dan sudah 6 hari mereka tidak makan. Rombongan Ali Nanti yang membawa makanan segera membantu rombongan A. Thalib yang sebagiannya sudah amat lemah karena busung lapar.

Setelah istirahat dan keadaan fisik pulih kembali, rombongan ini berangkat dan sampai di Simpang Tutup 3 hari kemudian. Di Simpang Tutup rombongan A. Thalib sudah dinanti oleh kendaraan yang dikirim oleh tentara Jepang, rombongan menerus perjalanan ke Sungai Penuh dan melapor kepada Komandan Tentara Jepang.
 
3.Seinendan, Keibodan dan  Bogodan

Jepang memang merencanakan perang total di Kawasan Asia Timur Raya. Latihan militer sengaja diberikan kepada rakyat Indonesia agar sanggup menghadapi pasukan sekutu. Untuk itu di daerah Sumatera Barat atas anjuran Khatib Sulaiman didirikan organisasi pemuda yang bernama Seinendan, tetapi anggotanya terbatas hanya 5.000 orang saja untuk daerah Sumatera Barat.

Kalau masa penjajahan Belanda dikenal adanya organisasi LBD (Lucht Bescherming Diens) untuk mengatur perlindungan dalam keadaan bahaya udara, maka pada zaman Jepang organisasi sejenis dinamakan Bogodan. Di samping itu Bogodan bertugas pula untuk menjaga keamanan pada waktu terjadi bahaya udara. Pekerjaan gotong royong dalam membantu suksesnya perang Asia Timur Raya juga dihidupkan oleh Jepang dengan istilah Kinrohoshi.
 
4.Hookokai
Jepang juga tidak ketinggalan mendirikan Hookokai atau yang disebut Badan Kebaktian Rakyat. Badan ini berkedudukan di Padang yang dipimpin oleh Mohd. Syafei dan Khatib Sulaiman. Sedang di daerah Kerinci Hokokai diketuai oleh H. Adnan Thaib dan H. Abdurahman Dayah.

 
5. Hahanokai
Hahanokai ialah Badan yang mengatur kaum ibu dalam usaha membantu Gyu-Gun di samping adanya Gyu-Gun Ko En Bu. Hahanokai bertugas mengatur barisan belakang dan membina kesejahteraan keluarganya. Untuk daerah Kerinci dipimpin oleh Nursiah Isrin dan Fatimah Muis. (bersambung)
 

Sumber :

-  Perjuangan Rakyat Kerinci, Alimin Dpt

-  Arsip Nasional Korp Veteran RI


Penulis: Ali Surakhman
Editor: Ikbal Ferdiyal/Herri Novealdi
Sumber: - Perjuangan Rakyat Kerinci, Alimin Dpt - Arsip Nasional Korp Veteran RI


comments