Sabtu, 19 Oktober 2019

Pemuda Nippon Raya, Cikal Bakal Prajurit Berani Mati Kerinci (1)


Sabtu, 04 Agustus 2018 | 10:33:50 WIB


/ istimewa/Nippon culture library

Penulis M. Ali Surakhman

Kedatangan Jepang
PADA awal bulan Maret 1942 Jepang menyerbu ke Indonesia. Setelah bertempur dengan pihak Belanda, ternyata pertahanan Belanda bobol dimana-mana. Walaupun Gubernur Jenderal Hindia Belanda Tjarda van Starkenborgh Stachower dan Letnan Jendral Heinter Poorten telah menyerah kepada Jendral Imamura di Kalijati, pasukan Belanda di Sumatera Tengah-Utara di bawah Jendral Mayor Over Raker yang berkedudukan di Bukittinggi masih meneruskan peperangan.

Sementara itu Medan jatuh ke tangan Jepang pada tanggal 13 Maret 1942. Disusul pula jatuhnya Padang dan Bukittinggi pada tanggal 17 Maret 1942. Pada tanggal 27 Maret 1942 Jendral Mayor Over Raker dan Kolonel Consenson serta Gubernur Spits dipaksa menyerah di Kota Cane (Aceh).

Setelah berhasil mengalahkan Belanda, Jepang menyusun pemerintahan militernya. Pulau-pulau Indonesia dipisahkan satu sama lain. Sumatera dan Jawa diperintah  oleh Angkatan Darat (Rikugun). Sedangkan Kalimantan dan Sulawesi diperintah oleh Angkatan Laut (Kaigun).


Penulis: Ali Surakhman
Editor: Ikbal Ferdiyal/Herri Novealdi
Sumber: - Perjuangan Rakyat Kerinci, Alimin Dpt - Arsip Nasional Korp Veteran RI


comments