Jumat, 30 Oktober 2020

Pemuda Nippon Raya, Cikal Bakal Prajurit Berani Mati Kerinci (2)


Sabtu, 04 Agustus 2018 | 10:48:42 WIB


/ istimewa/Nippon culture library


Belanda ternyata tidak berdaya terhadap serangan tentara Jepang. Empat bulan kemudian yaitu pada tanggal 8 Maret 1942 tamatlah riwayat penjajahan Belanda di Indonesia dan diganti dengan pendudukan Jepang. Jepang berjanji kepada bangsa Asia, bahwa kedatangannya adalah untuk membentuk kemakmuran bersama Asia Timur Raya, yang dengan semboyan Jepang Cahaya Asia, Pelindung Asia, dan Pemimpin Asia (3 A).

Propoganda Jepang tersebut mengakibatkan bangsa Indonesia mulanya menyambut dengan perasaan lega dan gembira.

Pada tahun 1942 datanglah pasukan Jepang ke Kerinci, datang dari arah Barat menuruti jalan Padang-Sungai Penuh. Mula sekali pasukan itu dipelopori oleh Opsir Jepang yang mengendarai sedan kuning, dimana mereka menempati Pesanggrahan Belanda (terbakar, didirikan di sana Kantor Camat di tempati oleh Kompi C Yon. 142).

Opsir Jepang itu ialah untuk menerima penyerahan kekuasaan dari Conteler Belanda kepada Pemerintah Tentara Jepang Dai Nippon. Seminggu kemudian, maka masuklah iringan truk kompoi bala tentara Jepang memasuki kota Sungai Penuh dengan perlengkapan perang yang lengkap.

Penulis: Ali Surakhman
Editor: Ikbal Ferdiyal/Herri Novealdi
Sumber: - Perjuangan Rakyat Kerinci, Alimin Dpt - Arsip Nasional Korp Veteran RI


comments