Sabtu, 27 November 2021

Gagal Diselundupkan, Puluhan Ribu Baby Lobster akan Dilepasliarkan

Selasa, 07 Agustus 2018 | 09:53:25 WIB


Direktur Polair Polda Jambi bersama kepala BKPIM Jambi saat merilis penangkapan baby lobster
Direktur Polair Polda Jambi bersama kepala BKPIM Jambi saat merilis penangkapan baby lobster / Metrojambi.com

JAMBI - Anggota Direktorat Kepolisian Perairan  (Ditpolair) Polda Jambi, Markas Unit Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Minggu (5/8), berhasil menggagalkan penyelundupan lebih kurang 92.480 ekor baby lobster jenis pasir dan mutiara.

Dua orang pelaku berhasil diamankan saat membawa baby lobster tersebut menggunakan pompong, yakni Aprizal (19) dan Rapix (33), warga Tanjabtim. Saat ini, kedua pelaku diamankan di Mako Ditpolair Polda Jambi guna proses lebih lanjut.

"Pemilik atau penanggungjawabnya masih kita selidiki. Karena dua orang yang kita amankan ini hanya kurir yang ditugaskan membawa baby lobster tersebut," kata Direktur Polair Polda Jambi Kombes Pol Fauzi Bakti Mochji kepada wartawan, Senin (6/8).

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi Ade Samsudin mengatakan, dalam waktu dekat puluhan ribu baby lobster jenis pasir dan mutiara tersebut akan dilepasliarkan.

"Akan dilepasliarkan di wilayah Pulau Pandan, Pantai Muara Padang, Sumatera Barat. Sudah dikoordinasikan dengan BPSPL dan BKIPM Padang," kata Ade.

Ditambahkannya, lobster jenis pasir dan mutiara memang untuk dikonsumsi. Namun demikian, kata Ade, lobster-lobster tersebut tetap harus dilestarikan.

"Lobster jenis ini memang untuk dikonsumsi, namun lebih baik jika dibesarkan terlebih dahulu. Berdasarkan analisa Tim BKIPM Jambi, baby lobster ini berukuran 3 cm dengan usia lebih kurang mencapai 3 bulan," pungkasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments